Penuhi Kebutuhan Masyarakat Selama Ramadhan, Pemkot Tangerang Gelar Bazar Murah
memenuhi kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadhan Pemkot Tangerang akan menggelar kegiatan bazar murah sebegai upaya pengendalian harga
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Tangerang - Selama Ramadhan, Pemkot Tangerang akan menyiapkan kegiata bazar murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Kegiatan bazar murah dilakukan Pemokot Tangerang untuk memendalikan harga kebutuhan pokok yang dipastikan menningkat selama bulan suci Ramadhan.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang mengatakan kegiatan bazar murah akan dilaksanakan di setiap kecamatan dengan lokasi yang telah disesuaikan selama Ramadhan.
Baca Juga: Beri Ucapan Menyambut Ramadhan, Mesut Ozil Unggah Foto Berlatar Masih Indonesia
"Kita sudah siapkan program bazar murah untuk membantu pemenuhan kebutuhan bahan pokok masyarakat. Karena perlu diketahui selama Ramadhan alami peningkatan," kata Wali Kota Arief.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembelian bahan pokok dengan berlebihan. Pasalnya Pemkot memastikan jika stok bahan pokok selama puasa hingga lebaran dalam kondisi aman.
Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM bersama PD Pasar akan rutin melakukan pengawasan lapangan dalam memastikan ketersediaan tercukupi.
"Stok ketersediaan bahan pokok dipastikan mencukupi hingga lebaran nanti," katanya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Sachrudin mengatakan jika Pemkot Tangerang melalui Disperindag bersama PD Pasar dan PT. Rajawali Nusindo telah melakukan pendistribusian 10 ton minyak goreng curah kepada pedagang di Pasar Anyar.
Hal ini dilakukan dalam memastikan ketersediaan minyak goreng curah di pasar terpenuhi. Selain itu, ini juga bagian dari program pemerintah karena minyak goreng curah dijual kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Baca Juga: Spoiler 2521 Episode 15: Bikin Baper, Na Hee Do dan Baek Yi Jin Nikmati Pergantian Tahun Bersama
"Pedagang membeli sesuai HET yakni Rp14.000 per liter dan menjual Rp15.500 per kilogram kepada masyarakat," ujarnya.
Sementara itu pedagang yang mendapatkan distribusi minyak goreng curah sebelumnya telah mendaftar kepada PD Pasar. Sebab pedagang harus menjual sesuai HET yang tertuang dalam pakta integritas.
"Intinya kita hanya memfasilitasi pedagang membeli kepada distributor dan memastikan ketersediaan di lapangan terpenuhi," katanya. (ant)
Editor : inilahkoran


