Ribuan Warga Kabupaten Cirebon Serentak Bersihkan Sampah di Sungai dan Permukiman
Ribuan warga Kabupaten Cirebon dari berbagai kalangan, membersihkan lingkungan secara serentak. Ini dilakukan dalam rangka peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 tingkat Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Gebangkulon, Kecamatan Gebang, Minggu 21 September 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon – Ribuan warga Kabupaten Cirebon dari berbagai kalangan, membersihkan lingkungan secara serentak. Ini dilakukan dalam rangka peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025 tingkat Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dipusatkan di Desa Gebangkulon, Kecamatan Gebang, Minggu 21 September 2025.
Acara tersebut melibatkan pemerintah daerah, pemerintah desa, komunitas lingkungan, pelajar, hingga masyarakat sekitar. Mereka bersama-sama mengumpulkan sampah yang menumpuk di bantaran sungai Ciberes dan lingkungan sekitar desa.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, menengatakan, kegiatan ini tidak hanya sekadar seremoni, melainkan momentum untuk membangkitkan kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan.
“Harapannya bukan hanya sekedar seremonial, tapi menumbuhkan kesadaran bersama tentang kebersihan di Kabupaten Cirebon,” kata Agus.
Menurutnya, kebersihan tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah daerah. Perlu keterlibatan masyarakat dan pemerintahan desa yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
“Sejatinya kebersihan ini harus didukung oleh pemerintahan desa dan masyarakatnya. Kalau semua sadar akan pentingnya kebersihan, insya Allah Kabupaten Cirebon ke depan bisa lebih indah,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Agus juga menyebutkan, pemerintah daerah telah melakukan identifikasi terhadap titik-titik sampah liar yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Cirebon.
“Hasil identifikasi kami ada sekitar 40 titik sampah liar, 18 di wilayah barat dan 12 di wilayah timur. Ini tentu menjadi kewajiban kami untuk menanganinya, yang dimotori Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.
Beberapa lokasi sampah liar bahkan sudah mulai ditangani, seperti di Desa Kertabinangun, Martapadawetan, dan di sekitar pintu keluar Tol Ciledung. Selain dibersihkan, pemerintah juga berkoordinasi dengan aparat desa untuk memasang pagar sementara dari bambu serta papan larangan agar warga tidak lagi membuang sampah sembarangan.
“Harapannya masyarakat makin sadar menjaga kebersihan. Kalau lingkungan bersih, warga lebih sehat, dan Kabupaten Cirebon bisa lebih indah,” aku Wabup.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono menyebut alasan dipilihnya Desa Gebangkulon sebagai lokasi WCD 2025. Menurutnya, desa tersebut bersebelahan dengan Sungai Ciberes yang kondisinya banyak dipenuhi sampah.
“Kami lihat Sungai Ciberes relatif sangat banyak sampahnya, makanya fokus pembersihan diarahkan ke sungai dan bantaran sungainya. Itu alasan kenapa dipilih Dusun 1, Desa Gebangkulon,” terang Dede.
Dede mengaku, antusiasme warga pun sangat besar. Berdasarkan catatan DLH, kegiatan itu diikuti lebih dari 1.700 peserta dan terdiri dari sekitar 1.000 pelajar, 300 anggota komunitas, dan ratusan warga desa setempat.
“Kegiatan seperti ini bisa efektif kalau dilakukan berkelanjutan. Tidak hanya saat peringatan World Cleanup Day saja, tapi juga bisa digelar secara rutin," tukasnya. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

