Ridwan Kamil Namai Jembatan di Rumpin, Jembatan Romeo Juliet
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menamai jembatan Jembatan Rumpin dengan nama Jembatan Romeo Juliet lantaran memisahkan dua pasangan suami istri di sebrang sungai
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Rumpin - Ikut meninjau pembangunan jembatan rawayan yang menghubungkan Desa Mekarjaya, Rumpin dengan Desa Ciaruten Ilir, Cibungbulang. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menamai jembatan tersebut Jembatan Romeo Juliet.
Hal itu karena melihat beberapa pasangan suami istri di dua warga desa tersebut yang dipisahkan Sungai Cikaniki, ternyata berjodoh, seperti pasangan Uus dan Sumiati.
Pasangan suami istri Uus dan Sumiati yang sudah memiliki dua orang anak tersebut, harus menggunakan getek untuk menyambangi kekasihnya. Bahkan saat lamaran maupun pernikahan, mereka menggunakan mode transportasiyang terbuat dari bambut tersebut.
"Saya terilhami oleh cinta yang terpisah oleh sungai, harus naik getek untuk pacaran hingga menikah. Hingga saya mengusulkan nama jembatan rawayan ini Jembatan Romep Juliet," kata Ridwan Kamil, Minggu, 2 Oktober 2022.
Ridwan Kamil menuturkan warga Desa Mekarjaya dan Desa Ciaruten Ilit kini tak usah lagi menaiki getek, karena kini Pemkab Bogor sudah membangun Jembatan Romeo Juliet sepanjang 113 meter
"Romeo-Juliet adalah kisah cinta dua sejolo yang susah bersatu dan lain sebagainya, ini Jembatan Romeo Juliet pertama di Indonesia ini memghubungkan Desa Mekarjaya dengan Ciaruten Ilir," tuturnya.
Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan menjelaslan sejak Tahun 2020 hingga 2022, melalui Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) sudah membangun 66 buah jembatan rawayan.
"Tahun 2020 kami membangun 6 buah, lalu di Tahun 2021 dan Tahun 22 juga kami membangun masing-masing 30 buah jembatan rawayan, hingga total hingga akhir tahun ini ada 63 buah jembatan rawayan yang kami bangun bersama-sama Kodam III Siliwangi," jelas Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, diharapkan meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat dan memangkas akses masyarakat baik pendidikan hingga kesehatan di dua desa dan dua kecamatan tersebut.
"Kalau menggunakan jembatan terdekat bisa 2 Km jaraknya, dengan adanya jembatan rawayan maka bisa mempercepat akses pergerakan masyarakat dan semoga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat," tambahnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti

