Ini Ciri Suami yang Paling Baik Menurut Nabi, Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Jangan Gila Jabatan!
Ini Ciri Suami yang Paling Baik Menurut Nabi, Ustadz Syfiq Riza Basalamah: Jangan Gila Jabatan! Allah tidak pernah memandang derajat
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Allah tidak pernah memandang derajat seseorang berdasarkan kesuksesan hidup di dunia.
Tidak juga dipandang dari seberapa tinggi posisinya dalam pekerjaannya. Karena itu semua hanya milik Allah semata.
Yang Allah pandang hanya ketaqwaan seorang hamba terhadapNya. Mampu mengerjakan segala kebaikan dan menjauhi laranganNya.
Baca Juga: Jangan Loyo! Isi Weekend Kamu dengan 3 Rekomendasi Olahraga Diluar Ruangan Ini Supaya Sehat
Begitu juga derajat seorang suami ketika sudah bersama istri di rumah. Tidak peduli setinggi apa karirnya diperusahaan atau kesuksesannya di dunia kerja.
Ketika sudah di rumah, ia harus menjadi suami yang baik bagi istrinya. Bapak yang baik anaknya pula akan baik.
Ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam akun instagram kajian_ustadzsyafiqrizabasalamah menjelaskan Ciri Suami yang Paling Baik Menurut Nabi.
“Kata Nabi SAW, khairukum khairukum bi ahli, orang yang paling baik diantara kalian adalah yang paling sama istrinya,”ucap Ustadz Syafiq Riza Basalamah.
Baca Juga: Demo GMBI Dua Orang Positif Covid-19
Langsung dicontohkan oleh Nabi SAW ketika menjalani rumah tangga. Beliau baik dan adil kepada semua istri-istrinya.
“Wa ana khairukum bi ahli, dan aku adalah orang yang terbaik kepada istri-istriku,” lanjutnya.
Menurutnya Nabi bukan Presiden, beliau amirul mu’minin atau panglima perang yang ketika dirumah melepaskan semua “atribut” perangnya.
Baca Juga: Buntut Demo Rusuh di Polda Jabar, 11 Orang Ditetapkan Tersangka Ini Perannya
“Ia menjadi suami dan bapak yang baik, tidak ada sosok panglima perang yang gagah perkasa saat bersama keluarga,” lanjutnya.
Sangat jelas Nabi contohnya kepada kita umatnya seperti apa sikap yang baik dilakukan oleh seorang suami ketika sudah berumah tangga nanti.
Jangan gila jabatan, suami jadi merendahkan istri yang hanya di rumah saja. Tetapi hormatilah sebagai pasangan penghantar menuju surga.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


