Cara Terhindar dari Rasa Takut Mati, Ustadz Adi Hidayat: Berubah Dulu dari Salah Menjadi Soleh
Adakah kiat khusus untuk mengatasi rasa takut mati setelah berbuat dosa? Simak penjelasan Ustadz Adi Hidayat berikut ini:
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Ustadz Adi Hidayat berbagi tips untuk mengatasi rasa takut mati.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, rasa takut mati memang sering menghimpit hati orang-orang yang jauh dari pemahaman agama.
Maka, kata Ustadz Adi Hidayat di Youtube Adi Hidayat Official, untuk menghindari rasa takut mati adalah menghilangkan terlebih dahulu dosa-dosa yang kerap diperbuat.
Baca Juga: Sinopsis Film A Star Is Born yang Bakal Tayang Malam Ini di Bioskop TransTV
"Dosa itu tidak wajar, karena Allah memberi fitrah terhadap hati kita untuk berbuat baik dan mencintai kebaikan," kata UAH-sapaannya-.
UAH menjelaskan,jika mata melakukan suatu perbuatan dosa disitu pasti ada penolakan dari hati.
“QS An-Nisa ayat 17 mengatakan jika seseorang mengingat kematian, maka bertaubatlah,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Berikut ini, ada 3 cara menjadi soleh untuk menghilangkan rasa takut mati:
1. Akui bahwa itu salah
“Islam itu gentle sekali, kalo salah ya akui itu,” lanjutnya.
Itu untuk mendidik jiwa kita supaya tidak main-main dalam perbuatan yang salah tersebut. Jangan menempatkan kesombongan setelah berbuat salah.
2. Menyesali
Sesalilah setiap perbuatan dosa secara terus menerus sebagai pengingat diri agar tidak kembali terjatuh ke lubang yang sama.
3. Berusaha Menjadi Soleh
Contoh ada orang yang tidak berkata baik dan ingin bertaubat, lalu ia mengakui bahwa itu salah.
Setelah menyesali segala yang diperbuat dan belajar mengatakan hal-hal baik. Maka itu dinamakan taubat nasuha.
Hati pasti merasakan gelisah akan dosa yang diperbuat dan jika dibawa mati akan merugikan di siksa kubur bahkan akhiratnya.
Baca Juga: DPRD Jabar Pantau Pembangunan Terminal Ciledug
Itu pertanda hati yang sehat karena masih mengirim sinyal positif rasa gelisah takut mati membawa dosa.
Itu dia cara terhindar dari rasa takut terhadap kematian yang sering menghampiri setelah berbuat dosa.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


