Menuai yang Ditanam, Ini Konsep Balasan dari Perbuatan! Ustadzah Oki Setiana Dewi: Allah Maha Adil
Islam memiliki konsep balasan dari perbuatan yang harus kita pahami supaya tidak alami kejahatan dari orang lain di dunia dan akhirat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Islam memiliki konsep balasan dari perbuatan yang harus kita pahami supaya tidak alami kejahatan dari orang lain di dunia dan akhirat.
Ustadzah Oki Setiana Dewi dalam Tiktok @okisetianadewi13 menjelaskan konsep balasan dari perbuatan kita dalam Islam terletak pada cara kita bersikap.
Hukum karma juga berlaku di Islam. Artinya apa yang kita tanam, maka itu yang akan kita tuai.
“Jika kamu berbuat baik terhadap orang, maka kebaikan akan menghampiri dirimu,” jelas Ustadzah Oki Setiana Dewi.
Baca Juga: Laporan Roy Suryo Soal Pernyataan Menag Yaqut Ditolak, Polda Metro Beberkan Alasannya
Sebaliknya jika kejahatan yang dilakukan, cepat atau lambat juga kejahatan yang akan Allah balas untuk kita.
Dikenal dengan kalimat, In ahsantum ahsantum li’anfusikum, wa in asa’tum fa laha.
Yang artinya, kebaikan yang kau lakukan untuk dirimu sendiri dan kejahatan untuk dirimu sendiri.
Atau Rasulullah SAW yang mengingatkan, Al jaza min jinsil amal. Yang artinya balasan itu tergantung pada perbuatan kita.
Baca Juga: Wonpil DAY6 Menangis Saat Umumkan Tugas Wajib Militernya Bulan Depan: Ini Membuatku Gila
“Hari ini kamu dzolim terhadap orang, besok akan ada orang yang mendzolimimu, Allah itu adil” tambahnya.
Jadi Ustadzah Oki meminta kita fokus saja melakukan kebaikan supaya mendapat kebaikan pula dan terhindar dari kejahatan.
Ibaratnya kebaikan sebiji zarah pun akan Allah balas, begitu juga dengan keburukan sebiji zarah, tetap akan Allah balas.
Maka konsep balasan dari perbuatan dalam Islam sudah sangat jelas dan harus menjadi renungan bagaimana kita bersikap.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


