Niat Puasa Qodo Ramadhan, Arab, Latin dan Artinya

Namun para ulama menganjurkan mengqodo puasa saat waktu puasa-puasa sunnah, seperti puasa daud dan senin kamis.

Niat Puasa Qodo Ramadhan, Arab, Latin dan Artinya
Niat Puasa Qodo Ramadhan, Arab, Latin dan Artinya

INILAHKORAN, Bandung - Mengqodo puasa Ramadhan tidak boleh dilakukan pada hari yang diharamkan untuk berpuasa.

Yakni pada Hari Raya Idul Fitri, 1 Syawal dan Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah. Berpuasa juga haram dilakukan pada hari-hari tasyrik yakni 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Namun para ulama menganjurkan mengqodo puasa saat waktu puasa-puasa sunnah, seperti puasa daud dan senin kamis.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Rabu 27 April 2022: Dapat Perlakuan Buruk dari Andin, Nino Kembali Tuntut Hak Asuh Reyna

Agar mendapatkan pahala wajib dari puasa Ramadhan dan juga pahala sunnah dari waktu pelaksanannya tersebut.

Niat puasa qodo Ramadhan, puasa ganti memiliki rukun dan syarat yang sama dengan puasa Ramadan.

Berikut niat puasa ganti Ramadhan.

Baca Juga: OTT Ade Yasin Bakal Akhiri Dominasi Politik Trah Yasin di Kabupaten Bogor?

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an qadaa'I fardhi syahri Ramadhaana lillaahi ta'aalaa.

Artinya: Saya berniat mengganti (mengqadha) puasa bulan Ramadan karena Allah Ta'ala.

Baca Juga: Demi Biaya Kanker Ibunya, Warga Baleendah Ini Nekat Jual Burung Paruh Bengkok Dilindungi

Sama seperti niat puasa Ramadhan, niat qodo pun sebaiknya diucapkan saat sahur atau sebelum waktu subuh.***(Lia Kamilah).


Editor : inilahkoran