Roket Balkan Ancam Macan

Roket Balkan Ancam Macan
INILAH/ADAM HUSEIN

Oleh: Muhammad Ginanjar

INILAH, Bandung- Balsa Sekulic menatap laga di markas Persija Jakarta dengan kepercayaan diri tinggi. Dia yakin, sekali lagi mengoyak jala Macan Kemayoran.

Balsa jadi senjata Persib untuk melumpuhkan rival abadinya itu dalam derbi jilid pertama di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9) mendatang. Dia pernah melakukannya di ajang pramusim lalu.

“Saya percaya kepada diri saya sendiri dan rekan-rekan setim. Saya yakin kami bisa mendapatkan hasil yang bagus,” ujar Sekulic, Selasa (8/9).

Datang jauh dari Montenegro dengan reputasi mentereng sebagai top skor liga domestik, beban berat langsung menggelayuti pundak  Sekulić begitu ia mengenakan jersi biru.

Ekspektasi publik Bandung tidak pernah sederhana; mereka selalu mendambakan penyerang yang tidak hanya tajam, tetapi juga memiliki "hati" untuk bertarung di lapangan.

Keraguan sempat muncul saat Sekulić memulai laga perdana dari bangku cadangan melawan PSM pada pekan pertama Super League 2025/2026 lalu. Namun, alih-alih mengeluh, pria berusia 28 tahun ini menunjukkan kelasnya.

Masuk menggantikan Beckham Putra di awal babak kedua, ia hanya butuh waktu beberapa menit untuk melepaskan tendangan roket mematikan yang membalikkan keadaan. Di momen itulah, julukan "Roket dari Balkan" resmi disematkan oleh para pencinta sepak bola tanah air.

Kini, Sekulic menatap momentum yang lebih besar. Dia sadar betul betapa panasnya pertarungan Persib kontra Persija lantaran dibumbui rivalitas panjang sejak era perserikatan.

Bagi pemain asing yang baru merumput di Indonesia, atmosfer laga Persija vs Persib bisa menjadi hal yang sangat mengintimidasi. Tekanan puluhan ribu suporter tuan rumah di Jakarta, hingga tensi tinggi di dalam lapangan adalah ujian mental yang sesungguhnya Namun Sekulić menghadapi laga besar ini dengan ketenangan yang luar biasa. Baginya, tekanan di SUGBK bukanlah beban, melainkan panggung untuk membuktikan karakter mental juara yang dimiliki timnya.

Ia tidak datang untuk ikut larut dalam perselisihan emosional, melainkan fokus pada tugas utamanya: mencetak gol dan membawa pulang tiga poin.

“Saya berharap bisa mencetak gol lagi. Namun, yang paling penting adalah kami meraih kemenangan. Tidak masalah siapa yang mencetak gol,” tegasnya.

Menghadapi Macan Kemayoran sebenarnya bukan hal baru bagi Sekulić. Pada Agustus lalu, ia sudah mencicipi panasnya tensi Derby Indonesia di semifinal Piala Presiden 2026 dan sukses mencetak gol penalti indah ke gawang Persija. Pengalaman tersebut membuatnya tidak canggung lagi Selain pengalaman, kondisi internal Maung Bandung berada dalam titik sempurna berbekal kemenangan atas PSM di laga pembuka lalu.

“Tentu saja sangat penting bagi kami untuk mengawali kompetisi dengan kemenangan. Dengan hasil ini, kami juga bisa menghadapi pertandingan melawan Persija dengan kepercayaan diri dan arah yang positif,” pungkasnya.

Janji STY Sementara itu  Pelatih kepala Persija Jakarta Shin Tae-yong (STY) memastikan timnya akan bermain jauh lebih baik saat melawan Persib.

Pernyataan STY muncul setelah timnya mengalahkan Borneo FC dengan skor 1-0 lewat gol Alexander Jemerejeff pada laga pekan pertama.

Mengenai pertandingan berikutnya (lawan Persib), saya yakin performa kami akan jauh lebih baik," kata pelatih asal Korea Selatan itu.

Sebelumnya, STY menyebut Persija pada laga itu belum menunjukkan penampilan maksimal karena beberapa hal, seperti perjalanan jauh dari Jakarta ke Samarinda, hingga jadwal penerbangan yang mengalami keterlambatan.

"Pertandingan tandang pertama cukup berat, mulai dari perjalanan jauh hingga penerbangan yang mengalami keterlambatan, sehingga membuat para pemain cukup kelelahan. Namun saat bermain di kandang nanti, kami pasti bisa memberikan penampilan yang jauh lebih optimal,” ujar STY.

Laga pembuka Super League itu merupakan kemenangan pertama Persija melawan Borneo di Samarinda dalam delapan tahun terakhir. Kemenangan terakhir itu terjadi pada September 2018 dengan skor yang sama, yaitu 1-0.

Gol kemenangan Macan Kemayoran saat itu dicetak oleh Novri Setiawan pada menit-menit akhir. Pada musim 2018/2019, Persija keluar sebagai juara liga.

Kemenangan atas Borneo mengantarkan Persija menempati peringkat keenam dengan tiga poin, di bawah Arema FC, Persib, Madura United, Bali United, dan Dewa United yang mengoleksi poin sama.

Jelang laga melawan Persib yang bertajuk Derbi Indonesia itu, Macan Kemayoran tidak pernah menang menghadapi Pangeran Biru dalam enam pertemuan terakhir setelah menelan empat kekalahan dan dua seri. (bsf) 


Editor : Inilahkoran