RS Hermina Pasteur Luncurkan Sport and Body Performance

Rumah Sakit Hermina Pasteur turut mendukung program pemerintah, terkait the sustainable development goals (SDGs) nomor tiga yaitu kesehatan fisik dan kebugaran. 

RS Hermina Pasteur Luncurkan Sport and Body Performance

INILAHKORAN, Bandung - Rumah Sakit Hermina Pasteur turut mendukung program pemerintah, terkait the sustainable development goals (SDGs) nomor tiga yaitu kesehatan fisik dan kebugaran. 

Wakil Direktur Medis RS Hermina Pasteur, Astya Kirana Parawitha mengatakan, banyak rumah sakit yang berfokus hanya pada yang sakit. Namun pihaknya, mulai bergerak terhadap pencegahannya.

"Program ini untuk masyarakat yang sehat, atau yang sakit agar lebih bugar. Maka hari ini, kami luncurkan Sport and Body Performance. Masyarakat yang sekiranya membutuhkan olahraga disini, akan didampingi oleh ahlinya," kata Astya Kirana Parawitha, Kamis 10 Oktober 2024.

Sport and Body Performance RS Hermina Pasteur, dituturkan ia didukung dokter olahraga dengan harapan dapat lebih sesuai dan terukur. Selain itu, ruangan gym pun mendukung sarana prasarana dari resep yang dikeluarkan dokter.

"Gym ini untuk umum maupun komunitas bisa, seperti komunitas lari, olahraga rekreasi, basket, voli. Jadi, ini hampir semua kalangan masyarakat bisa yang atlet maupun non atlet," ucapnya.

Bagi yang hendak gym di RS Hermina Pasteur, dikatakan Astya dapat langsung datang. Tapi, kalau yang sebelumnya sudah pernah nge-gym, bisa memakai personal trainer atau tanpa personal trainer. 

Namun, jika belum mengetahui harus memulai dari mana. Pihaknya menyarankan, agar melakukan konsultasi dahulu dengan dokter olahraga. Sebabnya, setiap orang kebutuhan programnya berbeda.

"Program olahraganya tentu berbeda yang belum tentu harus gym. Mungkin saja zumba, lari, atau jalan. Kami hadirkan fasilitas ini pun lantaran banyak atlet yang cedera karena kami sebelumnya belum memiliki sarana prasarana kami rujuk, sehingga untuk saat ini tak perlu dirujuk," ujar dia.

RS Hermina Pasteur, dikemukakan ia banyak dipercaya untuk medical check up dari perusahaan-perusahaan dan BUMN. Nah, hasil medical check up banyak yang bermasalah, sehingga butuh perubahan pola makan, hingga butuh ada resep olahraga. 

"Maka, akhirnya tersambung dengan konsultasinya dan programnya dilanjut di sini," ucapnya.

Dia menegaskan, masyarakat yang datang bisa dari mana saja, semua usia dari anak, remaja, sampai lansia karena ada pengampunya untuk lansia.

"Tapi, kalau untuk gym, Insya Allah kami di bawah harga hotel. Jadi, bisa bersaing hanya bedanya mungkin di sini selain gym ada tarif konsultasi dokter sejak awal, namun untuk gymnya mudah-mudahan bisa sesuai rata-rata hotel bintang 3 atau 4," tandasnya. ***


Editor : Ahmad Sayuti