Rudy Susmanto Minta Iwan Setiawan Segera Isi Jabatan Kosong dan Tak Hambat Karir ASN Kabupaten Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto kembali mengingatkan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan untuk mengisi sejumlah jabatan kosong ASN baik untuk jabatan tinggi pratama atau eselon II B, III A maupun eselon di bawahnya.

Rudy Susmanto Minta Iwan Setiawan Segera Isi Jabatan Kosong dan Tak Hambat Karir ASN Kabupaten Bogor

INILAHKORAN, Bogor - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto kembali mengingatkan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan untuk mengisi sejumlah jabatan kosong ASN baik untuk jabatan tinggi pratama atau eselon II B, III A maupun eselon di bawahnya.

Rudy Susmanto menuturkan, selain untuk mengoptimalkan kinerja birokrasi, Iwan Setiawan segera melakukan pengisian jabatan yang juga penting bagi karir pegawai ASN di lingkup Pemerintahan Kabupaten Bogor.

"Terlalu banyak jabatan kosong dibiarkan itu dampaknya membuat kurang optimalnya kerja birokrasi, dan yang kedua tentu menghambat karir ASN di Kabupaten Bogor," tutur Rudy Susmanto kepada wartawan, Kamis 6 April 2023.

Ia menambahkan, pada tahun ini akan ada lagi kepala dinas yang pensiun, sementara sejumlah jabatan eselon II B yang mengalami kekosongan sebelumnya, sampai hari ini juga belum terisi.

"Belum lagi jabatan kosong di eselon III A hingga IV yang bersentuhan langsung dengan persoalan teknis pelayanan kepada masyarakat. Jadi jumlahnya (jabatan kosong) itu sudah gak kehitung jari, terlalu banyak," tambahnya.

Sementara untuk melaksanakan seleksi terbuka, Bupati Bogor yang saat ini masih dijabat Plt harus menempuh proses persetujuan dari Pemprov Jawa Barat dan Kemendagri yang memerlukan waktu tidak sebentar.

"Tahun ini setahu saya ada dua kepala dinas yang pensiun, Kadisdukcapil dan Kepala Dinas Arsip dan Perpustkaan, sementara yang kosong kemarin juga belum diisi. Jadi kebutuhan pengisian jabatan sudah sangat mendesak," papar Rudy.

Ayah tiga orang anak ini menambahkan, jabatan kosong harus segera diisi agar kerja birokrasi berjalan optimal. 

ASN yang memenuhi persyaratan,  bisa mendapat kesempatan untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II dengan menempuh proses seleksi terbuka atau open bidding.

"Dan bagi ASN yang memenuhi syarat, harus diberi kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi. Semakin cepat, tentu semakin baik untuk karir mereka," tambahnya 

Rudy merasa yakin, jika diberi kesempatan dan perlakuan yang adil, ASN di Kabupaten Bogor banyak yang berkualitas dan kompeten untuk menempati jabatan tertentu. Karena itu, kesempatan tersebut harus dibuka selebar-lebarnya.

"Jangan terlalu dibawa ke ranah politik praktis, politik dukung mendukung calon di pemilu atau di pilkada. ASN kita harus diberi kesempatan yang sama, sesuai dengan kemampuan dan kepangkatannya," tukas Rudy.*** (reza zurifwan)


Editor : Doni Ramdhani