Saat WFH, Pemkot Bogor Bakal Batasi Penggunaan Listrik, Air dan Kendaraan Dinas
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memastikan apabila dilakukan WFH, nantinya harus dibarengi dengan pembatasan penggunaan listrik, air, dan kendaraan dinas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim memastikan apabila dilakukan work from home (WFH) satu hari dalam satu pekan harus dibarengi dengan pembatasan penggunaan listrik, air dan kendaraan dinas di lingkungan perkantoran Kota Bogor.
"Kami bahas itu agak detail, ya. Misalnya apabila WFH dilakukan secara full, maka listrik dibatasi, air dibatasi, kemudian penggunaan kendaraan dinas juga dibatasi. Jadi sudah detail, cuma tadi tentu harus diimplementasikan dalam bentuk Kepwal yang baru nanti," kata Dedie, Selasa 24 Maret 2026.
Dedie menerangkan, pihaknya juga akan menyelaraskan aturan WFH tersebut dengan instruksi pemerintah pusat.
"Ini kan kami baru bicaranya akan menyelaraskan dengan aturan atau instruksi dari pemerintah pusat. Jadi sabarlah, dalam satu dua hari nanti mungkin kami sudah bisa merumuskan," terangnya.
Dedie menegaskan, hal yang paling sulit dilakukan WFH yakni dinas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Di antaranya petugas aparatur wilayah, petugas dilingkungan kesehatan, dan lainnya.
"Ya, sudah tadi dibahas juga. Yang agak sulit yaitu OPD yang bersentuhan dengan layanan langsung kepada masyarakat, seperti di kelurahan misalnya kan, kebinamargaan dan kemudian juga kesehatan. Itu mungkin nanti kami secara terbatas lakukan WFH. Tetapi untuk yang lain, apabila memungkinkan misalnya dilaksanakan berupa WFH full dengan prioritas-prioritas tertentu, tentu itu yang akan kami implementasikan ke depan," tegasnya.
Editor : Doni Ramdhani


