Saatnya Fokus ke Liga
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Muhammad Ginanjar
INILAH, Bandung- Pelatih Persib Bandung Igor Tolic langsung membuang euforia. Dia ogah membahas persaingan di fase grup ACL Two demi memilih fokus ke Super League.
Euforia di Stadion Si Jalak Harupat, Senin (1/9) malam WIB, masih menyisakan sisa-sisa napas yang memburu. Gol tunggal Mariano Peralta pada menit ke-89 ke gawang Manila Digger baru saja menuntaskan dahaga panjang.
Persib resmi menggenggam tiket emas menuju panggung megah fase grup AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027.
Nama-mana besar seperti FC Seoul dari Korea Selatan dan Melbourne Victory dari Australia sudah mengantre di Grup E untuk menguji taring sang Maung Bandung.
Di tengah kegembiraan yang meluap dari ruang ganti hingga ke jalanan Kota Kembang, pelatih kepala Igor Tolić justru menampilkan pemandangan yang berbeda.
Pria asal Kroasia berusia 48 tahun itu tidak melompat kegirangan, pun tidak larut dalam lamunan tentang bagaimana menaklukkan Seoul atau Vietnam.
Ketika mikrofon media disodorkan kepadanya di Jakarta, Tolic memberikan jawaban yang mencerminkan kedewasaan emosional seorang nakhoda sejati.
“Sebenarnya kami belum memikirkan sejauh itu karena pertandingan kami berikutnya adalah tanggal 16 (September) Jadi kami memiliki dua pertandingan lagi sebelum itu,” ujar Igor Selasa (1/9/).
Bagi pelatih asing, panggung Asia sering kali menjadi etalase gemerlap untuk menaikkan reputasi pribadi di level internasional. Namun, Tolic memilih jalan sunyi yang lebih membumi.
Ia dengan sadar mengesampingkan hiruk-pikuk ACL Two. Baginya, kemewahan berkompetisi di luar negeri tidak akan ada artinya jika fondasi rumah sendiri di kompetisi domestik terabaikan.
Saat ini, ungkap Igor, skuat Persib mendapatkan waktu untuk beristirahat sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi laga perdana Super League melawan PSM Makassar, Minggu (6/9).
“Kemudian setelah itu kami ada laga besar melawan Persija. Dan pertandingan ketiga adalah melawan Seoul,” katanya.
Dengan alasan ini, Igor merasa perlu melihat lebih dahulu hasil dari dua laga tersebut. Terutama mengenai kebugaran para pemainnya.
“Siapa saja pemain yang bugar, dan setelah itu baru bisa kita lihat. Kami selalu mengincar kemenangan di setiap pertandingan, tapi lawan-lawannya sangat bagus. Ini akan menjadi tantangan, tapi juga kami senang bisa melangkah ke sana dan bersaing di level tertinggi,” tegasnya.
Lawan Persija Sementara itu, Direktur Utama I.League Ferry Paulus memastikan laga Persija Jakarta melawan Persib dalam pekan kedua Super League 2026/27 pada 12 September mendatang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
"(Persija vs Persib) Di GBK. GBK sendiri juga sudah siap," kata Ferry.
Ferry mengungkapkan laga bertajuk Derbi Indonesia itu, untuk sejauh ini, tidak ada perubahan terkait jadwal dan lokasi pertandingan. Kepastian ini diungkapkannya saat menyampaikan perkembangan terbaru koordinasi pihaknya dengan Mabes Polri.
Ia juga mengatakan bahwa pihak kepolisian sudah tahu betul bahwa laga ini merupakan laga besar yang akan menyedot banyak perhatian pencinta sepak bola tanah air.
"Ya tentunya dari kami liga berpatokan kepada jadwal yang sudah ada, meskipun kami sendiri yang mempertanyakan dan menanyakan kepada pihak Mabes Polri untuk bisa melihat di tanggal 12 ini apakah akan ada perubahan atau tidak karena memang kita juga memberi notice kepada pihak kepolisian, Persija-Persib adalah pertandingan yang akan memakan perhatian," ungkap Ferry.
Jika tidak ada perubahan, laga ini akan menjadi pertemuan pertama kedua tim di Jakarta dalam tujuh tahun terakhir.
Persija terakhir kali menjamu Persib di Jakarta pada 10 Juli 2019. Kala itu, laga yang berlangsung di SUGBK tersebut berakhir imbang 1-1.
Setelah itu, Persija selalu gagal menggelar laga kandang kontra Persib di Jakarta. Pada musim lalu, Macan Kemayoran bahkan harus menjamu Pangeran Biru di luar Pulau Jawa, tepatnya di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur. (bsf)
Editor : Inilahkoran

