Samsung Tidak akan Memecat Suga BTS sebagai Duta Merek Mereka Kecuali Sang Idola Keluar dari Grup
Samsung ungkap tidaka akan singkirkan Suga BTS sebagai duta merek mereka kecuali sang idola keluar dari grup BTS.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Suga BTS masih jadi sorotan publik setelah terlibat Kontroversi Mengemudi skuter listrik dalam keadaan Mabuk.
Baru-baru ini, dilaporkan bahwa seorang informan yang mengetahui situasi di Samsung Electronics menyatakan kondisi terkini mereka, mengingat Suga BTS sebagai Duta mereknya.
"Menunjuk seseorang yang terlibat dalam kontroversi sosial sebagai duta Merek mengandung risiko yang signifikan, terlepas dari fandomnya. Diperlukan pertimbangan yang cermat," kata orang dalam Samsung.
"Namun, Suga tidak akan langsung dikeluarkan dari iklan karena kontraknya dengan BTS secara keseluruhan," jelas pihak Samsung.
Mereka menambahkan, "kecuali Suga meninggalkan Grup, sulit untuk mengambil tindakan segera. Kami perlu mengamati situasi lebih lanjut."
Sebelumnya, pada tanggal 17, cabang Samsung Electronics Jerman menghapus foto promosi dari akun resmi X (sebelumnya Twitter) yang memperlihatkan Suga BTS memegang Samsung Galaxy S24 Ultra.
Foto yang diunggah pada tanggal 15 dan 16 itu dihapus setelah penggemar BTS domestik dan internasional (dikenal sebagai ARMY) berpendapat bahwa tidak pantas bagi Suga BTS untuk terus tampil dalam iklan setelah insiden mengemudi dalam keadaan mabuk.
Kemitraan antara Samsung dan BTS dimulai pada Februari 2020. BTS telah bertindak sebagai duta global untuk Samsung, meluncurkan edisi bertema BTS pada Galaxy S20+ dan Galaxy Buds+.
Pada bulan Agustus 2022, video kolaborasi antara BTS dan Galaxy Z Flip 4 dipamerkan di layar ikonik Times Square, New York.
Suga BTS juga tampil di acara Galaxy Unpacked di Seoul pada tahun lalu sebagai duta merek globalnya.
Baru-baru ini, Suga BTS ditemukan pada tanggal 6 Agustus pukul 11:27 malam KST di sebuah jalan di Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul, setelah terjatuh dari skuter listrik.
Seorang petugas polisi di dekatnya menolongnya, dan tes breathalyzer menunjukkan kadar alkohol dalam darah sebesar 0,227%, yang dianggap sebagai kadar mabuk berat.***
Editor : Irma Nurfajri
