Sebut Anggaran Banprov Jabar Ada di Kas Daerah, KNPI KBB Desak Pemda KBB Realisasikan Pembangunan Gedung Pemuda

Harapan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk bisa memiliki gedung atau sekretariat pemuda sendiri masih harus menunggu.

Sebut Anggaran Banprov Jabar Ada di Kas Daerah, KNPI KBB Desak Pemda KBB Realisasikan Pembangunan Gedung Pemuda

INILAHKORAN, Ngamprah - Harapan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk bisa memiliki gedung atau sekretariat pemuda sendiri masih harus menunggu.

Padahal, anggaran bantuan dari Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 8 miliar sudah ada di kas Pemda KBB.

"Kami akan mengawal program prioritas pembangunan Gedung Pemuda hingga dapat terealisasi karena hingga saat ini KNPI KBB belum memiliki gedung sendiri," kata Sekretaris KNPI KBB, Sopyan kepada wartawan.

“Intinya kami mendukung Pemda Bandung Barat untuk memfasilitasi kami dengan sesegera mungkin merealisasikan pembangunan untuk gedung pemuda dengan nilai Rp.8 miliar bersumber anggaran dari bantuan provinsi Jawa Barat,” sambungnya.

Ia menyebut, saat ini anggaran Rp 8 miliar yang merupakan Bantuan Provinsi (Banprov) Jabar tersebut sudah ada di kas Pemda Bandung Barat. Karena itu, pihaknya akan fokus mengawasi anggaran itu agar bisa teraliasikan.

“Kami akan selalu mengawasi dan menjaga segera terealisasikan pembangunan gedung pemuda olahraga,” sebutnya.

Ia menuturkan, wacana pembangunan Gedung Pemuda tersebut telah direncanakan saat pemekaran Kabupaten Bandung Barat. Menurutnya, untuk lahan Gedung Pemuda sendiri sudah direncanakan dibangun di atas tanah fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) PT Belaputra Intiland Kota Baru Parahyangan yang saat ini sudah diserahkan kepada Pemkab Bandung Barat seluas 2,8 hektar.

Sementara, lanjut dia, untuk desain gambar dan konsep gedung pemuda ini dulu sudah ada di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bandung Barat. Seperti ada konsep indoor dan outdoor (di dalam ruangan dan luar ruangan).

“Dari pemekaran Bandung Barat sampai saat ini KNPI selalu menyewa, kami berharap sekali pembangunan gedung pemuda ini bisa direalisasikan dengan cepat," ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya siap bersinergi dengan Pemda guna melakukan pengawasan pembangunan Gedung Pemuda Olahraga lantaran hal tersebut menjadi kebutuhan mendasar bagi organisasi kepemudaan.

“Rencananya akan dilakukan ground breaking oleh Gubernur Jabar dan bupati. Kami berharap agar anggaran ini segera terealisasi terlebih anggaran ini sudah ada, kalau sudah ada kenapa harus lama-lama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Harian KNPI KBB, Roni Dahroni meminta Pemda KBB melalui perangkat dinas segera merealisasikan program prioritas pada tahun 2023 ini.

“Ini harus terealisasi, jangan sampai rencana yang sudah disusun oleh kepengurusan terdahulu sirna. Karena itu kami meminta kepada Pemda Bandung Barat agar konsen dan fokus pada pembangunan gedung pemuda,” ujarnya.

Ia menilai keberadaan gedung pemuda untuk menunjang seluruh aktifitas kegiatan organisasi kepemudaan di Kabupaten Bandung Barat.

Selain itu, pentingnya gedung pemuda agar menjadi tempat atau wadah bagi para pemuda untuk berkarya. Melalui wadah tersebut, pemerintah nantinya bisa melihat kerja nyata para pemuda melalui organisasi kepemudaan untuk membangun daerah agar menjadi lebih baik.

“Gedung pemuda sebagai wujud fisik yang itu akan menjadi hal yang monumental. Dalam hal ini pemerintah benar-benar harus konsen dan fokus peduli terhadap pembangunan kepemudaan di KBB,” tandasnya.***(agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti