Sejumlah Aspirasi PKL Puncak Bakal Diwujudkan Pemkab Bogor
Pemkab Bogor siap melaksanakan sejumlah aspirasi dan keinginan para Pedagang Kaki Lima (PKL), hal itu agar mereka secara sukarela berdagang di Rest Area Puncak, Gunung Mas, Desa Tugu Utara, Cisarua.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pemkab Bogor siap melaksanakan sejumlah aspirasi dan keinginan para Pedagang Kaki Lima (PKL), hal itu agar mereka secara sukarela berdagang di Rest Area Puncak, Gunung Mas, Desa Tugu Utara, Cisarua.
"Kami siap melaksanakan sejumlah aspirasi dan keinginan para PKL, seperti pembangunan toilet, akses jalan yang terhubung dengan Gunung Mas, gerbang rest area yang selalu terbuka dan lainnnya agar mereka tidak lagi berdagang di Jalan Raya Puncak dan pindah ke Rest Area Puncak," kata Penjabat Sekda Kabupaten Bogor Suryanto Putra kepada wartawan, Senin, 24 Juni 2024.
Suryanto Putra menuturkan sejumlah keinginan para PKL bakal diwujudkan asal tidak membutuhkan anggaran atau biaya yang besar dan masih kewenangan Pemkab Bogor.
"Dari 516 kios, PKL yang siap mengisi kios ada 336 dan sebagian sudah berdagang, dan jumlah PKL sisanya masih ditunggu Pemkab Bogor untuk juga berdagang di Rest Area Puncak sambil kami melengkapi sarana prasarananya," tutur Suryanto Putra.
Epen, PKL yang berdagang di Letter S atau dibawah Masjid Attaawun menjelaskan baru hari ini, mereka berdiskusi dengan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu dan jajaran.
"Selama ini komunikasi PKL Puncak dengan Bupati Bogor 'tersumbat' dan kami pun pernah mengisi kios di Rest Area Puncak pada Tahun 2023 selama empat bulan namun karena merugi kami berdagang lagi di Jalan Raya Puncak, oleh karena itu kami minta sarana prasarana Rest Are Puncak dilengkapi," jelas Epen.
Ia pun berharap, dengan diwujudkannya sejumlah aspirasi yang disampaikan perwakilan PKL, maka Rest Area Gunung Mas bakal banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
"Dengan pindah berdagang di Rest Area Puncak tentunya harapan kami mendapatkan peningkatan pendapatan. Oleh karena itu kami menunggu terwujudnua rencana melengkapi sarana prasarananya," harap Aben. ***
Editor : Ahmad Sayuti

