Sekolah Swasta, Pilihan dan Tantangan

Sekolah Swasta, Pilihan dan Tantangan
BUKA SEMINAR: Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim membuka Seminar Pendidikan tentang Pemahaman Hukum Yayasan bagi Penyelenggara Pendidikan Swasta Kota Bogor.(INILAH/RIZKI MAULUDI)

INILAH, Bogor - Di tengah kebutuhan pendidikan yang terus berkembang, sekolah swasta memiliki ruang untuk tumbuh. Bukan sekadar menjadi pelengkap, tetapi mitra pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam Seminar Pendidikan tentang Pemahaman Hukum Yayasan bagi Penyelenggara Pendidikan Swasta Kota Bogor di Hotel Salak The Heritage, Jalan Djuanda, Kecamatan Bogor Tengah, Rabu (30/9).

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, Pemerintah Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Namun, sejumlah tantangan masih dihadapi, termasuk keterbatasan guru dan kepala sekolah.

Kondisi tersebut, menurut Dedie, justru dapat menjadi ruang bagi sekolah swasta untuk menemukan keunggulan masing-masing. Sekolah swasta didorong tidak hanya bertahan, tetapi mampu membangun daya saing sehingga menjadi pilihan masyarakat.

"Peningkatan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), perlu diiringi dengan penguatan sarana dan prasarana, sehingga sekolah swasta dapat menjadi pilihan masyarakat. Kolaborasi dan sinergi itu keharusan," ujar Dedie.

Menurutnya, tidak semua kebutuhan pendidikan dapat dipenuhi pemerintah. Di sinilah sekolah swasta memiliki kesempatan untuk mengisi ruang yang masih terbuka.

Dedie mendorong pengelola sekolah swasta untuk mengenali potensi masing-masing dan mengembangkannya menjadi keunggulan. Dengan begitu, sekolah dapat memiliki karakter dan daya tarik yang membuatnya menjadi pilihan bagi masyarakat.

Peluang juga tidak berhenti di dalam negeri. Sekolah swasta didorong membuka wawasan peserta didik terhadap kesempatan pendidikan maupun pekerjaan yang lebih luas, termasuk melalui penguasaan bahasa asing.

"Hal tersebut penting agar lulusan sekolah tidak menambah angka pengangguran terbuka. Semua tergantung bapak ibu. Kesempatan banyak, pemerintah sudah banyak memberikan dukungan," katanya.

Di balik upaya meningkatkan kualitas sekolah, ada satu hal lain yang tidak kalah penting: pemahaman terhadap aturan.

(rizki mauludi/gin)


Editor : Inilahkoran