Sekolah Terintegrasi Dorong Pemerataan Pendidikan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Cianjur - Kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas diharapkan tidak berhenti di wilayah utara Kabupaten Cianjur.
Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 8 Cianjur menjadi salah satu upaya memperluas akses pendidikan sekaligus membuka peluang bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan dan merancang masa depan.
Pemerintah Kabupaten Cianjur menilai program tersebut berpotensi membantu menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada sektor pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Cianjur Ruhli Solehudin mengatakan pengembangan SNT diharapkan tidak hanya terpusat di wilayah utara, tetapi juga dapat menjangkau kawasan selatan. Dengan begitu, pemerataan pendidikan berkualitas bisa dirasakan masyarakat di berbagai wilayah.
Pada tahap awal, SNT 8 Cianjur membuka jenjang pendidikan SMP dan SMA. Sebanyak 40 siswa SMP dan 40 siswa SMA dinyatakan lolos seleksi berbasis komputer untuk mengikuti pembelajaran di sekolah tersebut. Tidak menutup kemungkinan jenjang SD turut dikembangkan pada masa mendatang.
"Dari proses tersebut sebanyak 40 siswa SMP dan 40 siswa SMA dinyatakan lolos untuk mengikuti pembelajaran di SNT 8 Cianjur, dimana Kabupaten Cianjur menjadi salah satu daerah yang menjadi generasi pertama penyelenggaraan SNT di Jawa Barat," katanya, seperti dikutip dari ANTARA, Senin (26/10).
Sambil menunggu pembangunan fasilitas permanen yang direncanakan mulai akhir Oktober atau awal November 2026, kegiatan belajar sementara berlangsung di sekolah transit di Kampus Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Pertanian atau Vedca Cianjur, Kecamatan Karangtengah.
Pemkab Cianjur menyatakan siap mendukung pelaksanaan program sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku, termasuk dalam hal sarana prasarana, tenaga pendidik, serta kebutuhan peserta didik.
Kepala BBPPMPV Pertanian Cianjur Joko Ahmad Julifan menjelaskan SNT merupakan model sekolah unggulan nonasrama yang dirancang sebagai pusat pengembangan mutu pendidikan di daerah. Program ini diharapkan mempercepat pemerataan kualitas pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. (gin)
Editor : Inilahkoran
