Selain Jalan Alternatif, DLH Jabar Bakal Lakukan Penguatan Lereng di Lokasi Longsor TPA Sarimukti 

UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat bakal segera melakukan penanganan pasca longsor sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Selain Jalan Alternatif, DLH Jabar Bakal Lakukan Penguatan Lereng di Lokasi Longsor TPA Sarimukti 
UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat bakal segera melakukan penanganan pasca longsor sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

INILAHKORAN, Ngamprah - UPTD Pengelolaan sampah TPA/TPST Regional pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat bakal segera melakukan penanganan pasca longsor sampah di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Rencananya, pihak UPTD Pengelolaan Sampah bakal membuat jalan alternatif untuk lalu lintas alat berat menuju tempat pengisian bahan bakar yang berlokasi di bawah longsoran.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional DLH Provinsi Jabar, Arief Perdana mengatakan, berdasarkan arahan dari Sekda Jabar penanganan lainnya adalah melakukan penguatan lereng menggunakan batu.

"Kita juga tata untuk perkuatan lereng. Jadi mulai besok akan datang material berupa batu. Itu akan digunakan untuk memperkuat struktur," kata Arief, Minggu 9 Maret 2025.

"Tapi gak pakai kawat besi hanya batunya saja. Itu aman karena sebetulnya sudah kita tata. Karena selama ini juga aman," sambungnya.

Arief menjelaskan, peristiwa longsor sampah terjadi setelah kawasan tersebut diguyur hujan selama tiga hari terakhir. Bahkan, pihaknya tak menduga bakal terjadi pergerakan sampah.

"Kronologisnya sejak hari Jumat hujan besar memang sudah tiga hari hujan. Ternyata kami sedang menata di bawah proses pemadatan, tiba-tiba siang terjadi longsor," jelasnya.

"Jadi ada prosesnya, setelah hujan besar kami lakukan penataan lalu longsor," lanjutnya.

Arief menyebut, longsor sampah tersebut menimbun hampir setengah bangunan bekas gudang yang memang sudah tidak terpakai. 

Selain itu, tidak ada lagi kerugian yang ditimbulkan termasuk juga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Sampah yang terbawa longsor menutupi bangunan bekas gudang. Kerugian hanya itu saja. Karena memang bangunan nya juga sudah kosong, sekarang tertutup sampah," ujarnya.*** 


Editor : JakaPermana