Sempat Mandek, Pembangunan Tol Getaci Kembali Berlanjut
Sempat mandek pembangunan Tol Getaci kembali berlanjut dengan proses pembebasan lahan di beberapa titik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Proses pembangunan proyek strategis nasional (PSN) jalan bebas hambatan yang menghubungkan Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap atau Tol Getaci yang sempat mandek, akhirnya kembali berlanjut.
Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono mengungkapkan, pekan lalu proses pembebasan lahan Tol Getaci sudah sampai Kabupaten Garut.
Abeng, sapaan Bambang Tirtoyuliono berharap seiring dengan adanya progres ini, pembangunan konstruksi Tol Getaci sudah bisa dilaksanakan. Setidaknya pada tahun ini, mulai dibangun dari Gedebage ke Garut.
"Saya mendapat kabar, posisi terakhir minggu lalu sedang proses pembebasan tanah sampai Garut. Mudah-mudahan target pemerintah di 2024, sampai dengan Garut konstruksi sudah bisa dikerjakan," ujarnya di Kota Bandung baru-baru ini.
Dia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus mendorong pemerintah pusat agar segera merampungkan Tol Getaci.
"Ini memang domain pemerintah pusat. Yang bisa kita lakukan, mendorong agar segera dilaksanakan," ucapnya.
Mengingat Tol Getaci kata Abeng, tidak hanya dibutuhkan pemerintah daerah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga masyarakat dalam menunjang mobilitas mereka.
"Tentunya pemerintah daerah sangat membutuhkan itu," imbuhnya.
Tol Getaci diproyeksikan memiliki total panjang 206,65 kilometer yang melintasi dua provinsi yakni Jawa Barat dan Jawa Tengah. Dimana dengan porsi 171,4 kilometer di Jawa Barat dan 35,25 kilometer untuk Jawa Tengah.
Tol Getaci ini juga akan menjadi jalan bebas hambatan terpanjang di Indonesia, sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.
Jalan Tol Getaci terbagi atas empat seksi, antara lain :
- Seksi 1 Junction Gedebage-Garut Utara sepanjang 45,20 kilometer.
- Seksi 2 Garut Utara-Tasikmalaya sepanjang 50,32 kilometer.
- Seksi 3 Tasikmalaya-Patimuan sepanjang 76,78 kilometer.
- Seksi 4 Patimuan-Cilacap sepanjang 34,35 kilometer. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

