Sempat Vakum Dua Tahun, Pengurus Baru IPHI KBB Bakal Lanjutkan Program yang Sempat Dirintis

Pengurus baru Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2023-2027 akhirnya resmi dilantik di Masjid Ash Shidiq, Kompleks Pemda KBB.

Sempat Vakum Dua Tahun, Pengurus Baru IPHI KBB Bakal Lanjutkan Program yang Sempat Dirintis
Ketua IPHI KBB, KH. Yusuf Abdul Qadir

INILAHKORAN, Ngamprah - Pengurus baru Ikatan Persaudaraan haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2023-2027 akhirnya resmi dilantik di Masjid Ash Shidiq, Kompleks Pemda KBB.

Hadirnya pengurus baru IPHI KBB diharapkan mampu menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi di antara para alumni haji setelah dua tahun sempat vakum.

"Keberadaan IPHI ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi seluruh alumni haji dari seluruh desa dan kecamatan yang ada di KBB," kata Ketua IPHI KBB, KH. Yusuf Abdul Qadir kepada wartawan usai dilantik. 

Selain itu, jelas Yusuf, pihaknya juga bakal melanjutkan program yang sudah dirintis oleh pengurus sebelumnya dibawah kepemimpinan KH. Abdul Majid.

"Biasanya para jemaah haji usai pulang dari Tanah Suci berkegiatan dan melaksanakan aktivitasnya masing-masing," jelasnya.

Kendati demikian, dengan adanya IPHI mereka bisa bersilaturahmi atau bereuni dengan jemaah lain, yang pada saat menunaikan ibadah haji bersama-sama di Tanah Suci.

"Apalagi jumlah jemaah haji di KBB jika dikalkulasikan sudah mencapai puluhan ribu.), mengingat setiap tahunnya kuota calon jemaah haji yang didapatkan oleh KBB sebanyak 1.268," paparnya.

Sehingga, sambung Yusuf, secara otomatis mereka yang sudah berhaji bisa bergabung dengan IPHI, meskipun untuk hal itu tidak ada paksaan. 

"Untuk data resminya berapa warga KBB yang sudah berhaji kami masih koordinasi dengan KBIH dan pihak Kemenag, namun yang jelas sudah puluhan ribu," sebutnya.

Selama ini, terang Yusuf, setiap jemaah saat akan berangkat haji begitu semangat dan berharap jadi haji mabrur. 

"Ketika di Tanah Suci mereka menjalankan ibadah dengan khusyuk. Harapannya, saat pulang tetap mereka tetap istiqomah hingga akhir hayatnya menjadi haji yang mabrur," terangnya.

Disinggung terkait daftar tunggu haji di KBB yang mencapai 21 tahun, Yusuf pun mengimbau calon jemaah haji tetap sabar dan menjaga kesehatan. 

Kemudian, jangan mudah tergiur oleh iming-iming tawaran haji yang bisa berangkat cepat dengan biaya murah, karena khawatir terjadi modus penipuan. 

"Lebih baik ikuti prosedur di Kemenag sebagai lembaga resmi untuk berhaji," ujarnya.

"Menunggu haji itu pahalanya seperti menjalankan ibadah haji, sama seperti menunggu solat pahalanya seperti menjalankan salat. Sabar saja meski nunggu 21 tahun, karena kalau udah rejekinya pasti akan berangkat," tandasnya.

Dalam pelantikan kepengurusan IPHI KBB yang baru tersebut juga turut dihadiri Rois Syuriah NU KBB, KH. Aa Maulana, mantan Kepala Kemenag KBB Asep Ismail, Mustasyar PCNU KBB, yang juga Wakil Bupati KBB periode 2013-2018 Yayat T. Soemitra, dan sejumlah pejabat lainnya. *** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti