Sempat Viral, Pengemudi Mobil Mewah Ngaku Depresi Usai Terobos Tol Simatupang

Polisi tidak melakukan penilangan terhadap pengemudi mobil mewah yang menerobos tol Simatupang.

Sempat Viral, Pengemudi Mobil Mewah Ngaku Depresi Usai Terobos Tol Simatupang
mobil mewah terobos tol

INILAHKORAN - Polisi mengungkap identitas sopir mobil mewah yang viral setelah menerobos Gerbang Tol Simatupang, pintu masuk utama menuju Tol JORR, Jakarta Selatan. Sopir berinisial A tersebut ternyata mengalami depresi, berdasarkan keterangan keluarga.

Kasat Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandhie, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pendalaman atas insiden yang terjadi pada Rabu (19/11) tersebut.

“Dari pihak keluarga, sopir A diketahui mengalami gangguan psikologis atau sedang depresi,” ujar Dhanar.

Pihak kepolisian telah mengidentifikasi pengemudi dan memilih tidak melakukan penilangan. Sebagai gantinya, polisi berkoordinasi dengan pengelola jalan tol untuk menyelesaikan biaya transaksi yang tertunggak.

“Tindak lanjut kami koordinasikan dengan pengelola jalan tol terkait penyelesaian pembayarannya,” kata Dhanar.

Ia menambahkan, petugas juga telah mendatangi kediaman pengemudi A untuk memberikan edukasi mengenai keselamatan berkendara.

Ditlantas Polda Metro Jaya Masih Lakukan Penyelidikan

Sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan pengecekan atas laporan mobil mewah tersebut. Pemeriksaan nomor kendaraan sudah dilakukan, namun detail pemilik kendaraan belum dibuka ke publik.

“Sudah termonitor dan sedang dilakukan pengecekan,” jelas Dhanar.

Insiden ini menjadi perhatian warganet setelah sebuah video dari akun Instagram @dashcam_owners_indonesia memperlihatkan mobil mewah itu memepet mobil bak di depannya saat proses tap e-toll.

Begitu mobil bak berhasil melewati gerbang, mobil mewah itu langsung menerobos palang tanpa melakukan pembayaran dan tancap gas.

“Sekelas Audi A8L mesin V6 turbocharged masa iya gak punya duit buat bayar tol 17 ribu rupiah, kalah sama mobil bak.”


Editor : Firda Rachmawati