Sepekan, Dua Jembatan Ambruk di Babakan Madang Bogor

Jembatan ambruk terjadi selama satu pekan, dan masih di satu kecamatan yaitu Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogo

Sepekan, Dua Jembatan Ambruk di Babakan Madang Bogor
Petugas tengah memantau jembatan ambruk di Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Istimewa

INILAHKORAN, Bogor -  jembatan ambruk terjadi selama satu pekan, dan masih di satu kecamatan yaitu Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sebelumnya, jembatan ambruk terjadi di Desa Babakan Madang, Kecamatan Babakan Madang pada Rabu, 27 November 2024. 

Dua hari kemudian, jembatan ambruk kembai terjadi di Kampung Sela Eurih RT 12 RW 04, Desa  Sumur Batu, Babakan Madang. Jembatan tersebut ambruk dan terbawa derasnya arus Sungai Ciherang.

"Telah terjadi lagi jembatan ambruk, yaitu di Desa Sumur Batu, Babakan Madang pada Jumat malam, 29 November kemarin," kata Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor Aris Nur Jatmiko kepada wartawan, Minggu, 1 Desember 2024.

Aris Nur Jatmiko menuturkan pada saat kejadian ambruknya jembatan tersebut, air di Sungai Ciherang meluap, lalu terjadi bencana alam tanah longsor.

"Berawal dari kondisi air Sungai Ciherang meluap dikarenakan cuaca hujan , sehingga mengakibatkan terjadinya tanah longsor pada sayap jembatan dan memutus jembatan akses utama  warga di Kampung Sela Eurih Desa Sumur Batu," tuturnya.

Ia menjelaskan  ada 113 Rumah dan 126 keluarga maupun 650 Jiwa yang terdampak putusnya jembatan di Kampung Sela Eurih, Desa Sumur Batu yang merupakan akses utama tersebut.

"Hasil Pemantauan tim di lapangan beserta masyarakat setempat ada jalur alternatif lain untuk aktivitas warga keluar masuk kampung tersebut, jalur tersebut bisa lintasi oleh pejalan kaki, kendaraan roda 2 dan roda 4 namun dengan catatan lebih memperhatikan kondisi cuaca dan Sungai Ciherang dalam keadaan aman serta tidak turun hujan. Selain itu, dibutuhkan penanganan segera dari dinas teknis terkait seperti membangun jembatan bailey," jelas Aris Nur Jatmiko. ***  


Editor : Ahmad Sayuti