Sering Diterjang Banjir Musiman, DPUTR KBB Akan Segera Lakukan Normalisasi

Kepala DPUTR KBB Adang Rahmat Syafaat mengatakan untuk mengatasi banjir musiman yang datang tiba-tiba perlu dilakukan normalisasi

Sering Diterjang Banjir Musiman, DPUTR KBB Akan Segera Lakukan Normalisasi
DPUTR KBB menegaskan perlu dilakukan normalisasi di beberapa kawasan yang sering diterjang banjir musiman


INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Penataan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung Barat (KBB) bakal melakukan normalisasi dan penataan ulang di sejumlah kawasan yang terdampak banjir bandang, pada Selasa 15 Februari 2022.

Kepala DPUTR KBB, Adang Rahmat Syafaat mengatakan, untuk mengatasi banjir musiman yang datang tiba-tiba perlu dilakukan normalisasi.

"Begitu hujan deras, di sini kerap terjadi banjir lantaran lokasinya berada di bawah dan memang ini tadinya rawa yang telah berubah fungsi," katanya, Rabu 16 Februari 2022.

Baca Juga: Jangan Asal Membasuh Saja! Lakukan Amalan Ini Saat Wudhu, Ustadz Adi Hidayat: Supaya Allah Ampuni Dosa

Oleh karenanya, kata dia, selain normalisasi pihaknya pun bakal segera memperbaiki dan memasang tembok penahan tanah (TPT).

"Untuk ke bawahnya pun harus dilakukan pula penataan. Jadi, untuk normalisasi ini harus dilakukan secara bertahap," ujarnya.

Menurutnya, kalau tidak dilakukan penataan dan normalisasi di lokasi yang jebol, maka banjir bakal terus terjadi dan setiap rumah pun bisa tergenang.

Baca Juga: TNI AU Siapkan 2.500 Personel Komcad Tahun Ini Untuk Memperkuat Komponen Utama

"Untuk pembangunan TPT ini diperkirakan 5 meter dengan panjang sekitar 300 meter," tuturnya.

Ia menyebut, penataan dan normalisasi sejumlah lokasi yang jebol akibat banjir bandang tersebut rencananya akan dimulai bulan Maret mendatang.

"Anggaran yang digelontorkan kurang lebih Rp 1 miliar," sebutnya.

Baca Juga: Masuk Zona Merah, Ini Kekhawatiran Satgas Covid-19 Desa Bojong Kulur

Rencananya, lanjut dia, pembangunan akan dimulai dari muara ke bawah, termasuk menaikan tinggi TPT-nya, karena kalau tidak ditingkatkan air akan tetap masuk.

Diberitakan sebelumnya, curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakibatkan banjir bandang disejumlah titik.

Setidaknya sebanyak 41 rumah dan 1 masjid terdampak pasca diterjang banjir bandang pada Selasa 15 Februari 2022.***(agus satia negara)

 


Editor : inilahkoran