Sering Mangkir, Purwanto Klaim Sudah Layangkan Teguran ke Kepala KCD Disdik Jabar XIII

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat telah melayangkan surat teguran kepada Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, Widhy Kurniatun, karena sering tidak menghadiri undangan kepada daerah atau mangkir.

Sering Mangkir, Purwanto Klaim Sudah Layangkan Teguran ke Kepala KCD Disdik Jabar XIII
Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat telah melayangkan surat teguran kepada Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, Widhy Kurniatun, karena sering tidak menghadiri undangan kepada daerah atau mangkir.

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat telah melayangkan surat teguran kepada Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, Widhy Kurniatun, karena sering tidak menghadiri undangan kepada daerah atau mangkir.

"Kami sudah kasih teguran itu. Yang bersangkutan kemarin lagi diklat ya," kata Kepala Disdik Jawa Barat, Purwanto, di Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, Senin 23 Juni 2025.

Saat ini, Purwanto baru melayangkan berupa surat teguran terhadap Widhy Kurniatun yang sering absen ketika ada undangan daerah kepala daerah. 

"Sementara masih teguran ya, karena kan ini persoalan koordinasi," ucapnya.

Selain melayangkan teguran ke Kepala KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat, Purwanto mengaku sudah memerintahkan Widhy Kurniatun agar menjalin koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah daerah.

Sebab, jika Kepala KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat yang mencakup Kabupaten Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar, tidak berkoordinasi dengan pemerintah daerah, maka pelayanan pendidikan tidak akan berjalan dengan baik.

"Sudah saya perintahkan untuk bisa berkoordinasi dengan baik. Karena tanpa koordinasi dengan pemerintahan lokal, pelayanan pendidikan di tingkat SMA ya enggak akan berjalan dengan baik," ujarnya.

Sebelumnya, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya mengaku kesal terhadap pejabat di Kantor KCD Pendidikan XIII Provinsi Jawa Barat. Mereka tidak pernah hadir dalam beberapa undangan, bahkan ketika Bupati mengundangnya. 

Herdiat mengatakan, berbagai lembaga pemerintah di Ciamis sudah berulang kali mengundang KCD Pendidikan Wilayah XIII Jawa Barat. Undangan juga datang dari DPRD, Disdik hingga Bupati Langsung. Namun, mereka tak pernah hadir.  

Hal itu ia ungkapkan setelah membuka kegiatan Expo Pendidikan tahun 2025, di Aula Dinas Pendidikan Ciamis, Rabu (18/6/2025). 

Menurut Herdiat, KCD Pendidikan jangan merasa karena orang Provinsi tidak mau datang. Memang benar jika kurikulum dan infrastrukturnya itu kewenangan Provinsi Jawa Barat, namun Herdiat mengingatkan bahwa murid-muridnya itu adalah orang Ciamis. 

"Komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah daerah itu sangat penting. Karena tidak bisa kita jalan-jalan sendiri," tandasnya. ***


Editor : JakaPermana