Setelah Dihujat Terlalu Berlebihan Ahyeon BABYMONSTER kini Dituduh Malas Menari

Ahyeon BABYMONSTER kembali dihujat dituduh malas menari setelah dikritik karena menari terlalu bersemangat.

Setelah Dihujat Terlalu Berlebihan Ahyeon BABYMONSTER kini Dituduh Malas Menari
Ahyeon BABYMONSTER kembali dihujat netizen karena dinilai malas menari.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini Ahyeon BABYMONSTER terus menjadi sasaran Netizen dengan menghujatnya tanpa kesalahan yang diperbuat sang idola.

Baru-baru ini, sebuah video yang menampilkan Ahyeon BABYMONSTER saat tampil dipublikasikan di forum Korea Pann Nate, dan menarik perhatian besar. 

Khususnya, Ahyeon BABYMONSTER terlihat Menari dengan energi yang lebih lesu dibandingkan dengan member lainnya, yang menyebabkan tuduhan 'Malas Menari'.

Meski banyak yang mengkritik Ahyeon BABYMONSTER karena kurangnya energinya, masih banyak pula yang membela idola wanita tersebut.

Banyak Netizen membela dengan menyatakan bahwa dia pasti terkuras secara mental karena terus-menerus menjadi sasaran kebencian. 

Bahkan sebelumnya Ahyeon BABYMONSTER pernah dibujat karena Menari terlalu Bersemangat hingga dinilai berlebihan.

Hal ini membuat snag idola terlihat lebih menutup diri dari sebelumnya yang penuh semangat dan ceria.

"Kalian dulu mengecewakan orang yang bekerja keras, dan sekarang mengeluh tentang dia yang bermalas-malasan?"

"Yah, meskipun dia lelah dengan komentar-komentar negatif, Menari seperti ini sudah keterlaluan. Dia seharusnya lebih menerima kritik yang sah."

"Setelah debut, mereka terus berpromosi tanpa henti, dan setelah mengulang penampilan berkali-kali, wajar saja jika mereka kehilangan tenaga untuk sesaat."

"Bukannya dia tidak tulus sepanjang waktu di atas panggung, dan yang bisa kalian tampilkan hanyalah cuplikan beberapa detik."

"Itu karena setelah bagian Asa, itu adalah bagian Ahyeon, jadi dia Menari dengan kurang Bersemangat untuk membuat nyanyian langsung lebih baik."

"Kalian awalnya mengkritik dia karena 'berprestasi berlebihan', dan sekarang kalian mengeluh tentang kemalasannya… Berhentilah mengkritik."***


Editor : Irma Nurfajri