Sikapi Darurat Bencana di TPA Sarimukti, Iman Budiman Dorong Pemda KBB Alokasikan Dana BTT

Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Iman Budiman meminta pemerintah untuk memprioritaskan aspek kesehatan warga yang terdampak kebakaran di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sikapi Darurat Bencana di TPA Sarimukti, Iman Budiman Dorong Pemda KBB Alokasikan Dana BTT

INILAHKORAN, Ngamprah - Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Iman Budiman meminta pemerintah untuk memprioritaskan aspek kesehatan warga yang terdampak kebakaran di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pasalnya, akibat dari asap yang ditimbulkan dari kebakaran tersebut membuat ratusan warga yang berada di kawasan TPA Sarimukti terpapar penyakit inspeksi saluran pernafasan atas atau ISPA.

"Kondisi ini kemungkinan bakal membuat jumlah warga yang terkena ISPA terus bertambah lantaran penurunan kualitas udara," kata Iman saat ditemui belum lama ini.

Selain kesehatan, warga di Sarimukti banyak yang menjadi pengangguran mengingat kebanyakan dari mereka bekerja sebagai pemulung dan pemilah sampah.

"Otomatis dengan adanya kebakaran ini mereka terpaksa berhenti bekerja dan mereka tidak memiliki penghasilan," ucapnya.

Selanjutnya, bencana ini juga berdampak pada pendidikan di mana terdampak sejumlah sekolah yang meliburkan aktivitas belajar di sekolah dan dialihkan secara daring.

"Kalau kondisinya seperti ini juga berdampak pada pendidikan anak-anak kita," ucapnya.

Iman menyebut, dirinya bersama anggota Komisi III DPRD KBB sudah melakukan peninjauan kondisi di lokasi kebakaran TPA Sarimukti.

"Kami bakal mensupport dan mendorong Pemda KBB untuk sigap menangani aspek-aspek efek domino dari kebakaran sampah yang berjalan sepekan lebih ini," sebutnya.

Menurut Iman, dengan status tanggap bencana ini Pemda KBB bisa mengeluarkan alokasi anggaran belanja tidak terduga (BTT) yang berkaitan dengan bencana.

"Itu bisa dikeluarkan untuk penanganan-penanganan dampak dari kebakaran di TPA Sarimukti," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana