Siklus Lima Tahun? Kabupaten Bogor Hadapi Ancaman Bencana Hidrometereologi seperti Tahun 2020
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Kabupaten Bogor berpotensi terdampak bencana hidrometereologi seperti yang terjadi pada awal 2020 lalu. Apakah ini siklus lima tahunan?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Menurut Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG), Kabupaten Bogor berpotensi terdampak bencana hidrometereologi seperti yang terjadi pada awal 2020 lalu. Apakah ini siklus lima tahunan?
"Menurut BMKG, cuaca ekstrem di bulan Desember hingga awal tahun 2025 dan mereka mengkhawatirkan seperti bencana hidrometereologi pada 2020 lalu," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Ade Hasrat kepada wartawan, Selasa 17 Desember 2024.
Ade Hasrat menuturkan, BPBD pun siap siaga terkait ancaman bencana hidrometereologi sejak Desember ini. Imbasnya, mereka tidak mengirimkan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk menangani bencana alam di Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.
"Kami tidak mengirimkan TRC ke Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, karena kita full team melaksanakan siap siaga karena kita tidak tau kapan terjadi bencana alam seperti angin kencang dan lainnya," tutur Ade Hasrat.
Mantan Sekretaris DPRD Kabupaten Bogor ini menambahkan, mitigasi bencana alam sedang dilakukan oleh BMKG, berupa memindahkan jatuhnya air hujan ke lautan.
"BMKG melakukan rekayasa cuaca atau iklim, tidak khusus untuk Kabupaten Bogor maupun Jawa Barat atau Jakarta, tetapi untuk semua wilayah seperti memindahkan jatuhnya air hujan ke lautan hingga kita terhindar dari bencana alam banjir dan longsor," tambahnya.
Untuk menghadapi ancaman bencana hidrometereologi terutama di masa Natal dan Tahun Baru (Nataru), pihaknya pun membuat beberapa pos siaga.
"Pos utama siaga bencana di masa liburan Nataru itu akan ada di beberapa titik rawan bencana alam, yang baru pasti itu di Kantor BPBD Kabupaten Bogor dan di Gadog, Megamendung," tukas Ade Hasrat.
Editor : Doni Ramdhani

