INILAHKORAN, Bogor-Tiga orang siswa
SDN Pasir Angin 022, Megamendung ternyata bukan
keracunan makanan Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi karena kecapekan dan belum
sarapan pagi di rumahnya.
Awalnya, tiga orang
SDN Pasir Angin 02 kelas VI tersebut dikabarkan
keracunan makanan MBG, karena mengalami muntah - muntah hingga dibawa ke rumah sakit.
Namun setelah dicek darahnya di laboratarium RSUD KH. Idham Chalid di Ciawi, ketiganya ternyata tidak dalam posisi
keracunan makanan.
"Setelah diperiksa lebih lanjut di RSUD KH. Idham Chalid, ternyata ketiga orang siswa kelas VI
SDN Pasir Angin 02 tersebut bukan
keracunan, tetapi kecapekan setelah melaksanakan Upacara Kesaktian Pancasila dan dua orang siswa diantaranya belum
sarapan di rumahnya," kata Kapolsek Megamendung AKP Yulita kepada wartawan, Rabu, 1 Oktober 2025.
AKP Yulita menambahkan, bahwa gejala sakit ketiga orang siswa hanya muntah - muntah dan tidak pingsan saat dibawa ke rumah sakit.
"Kemungkinan juga mereka mengalami masuk angin, lalu ketika masuk makanan, perutnya mual," tambahnya.
Camat Megamendung Ridwan menuturkan bahwa siswa
SDN Pasir Angin 02 atau siswa SD lain yang juga memakan makanan MBG dari cathering yang sama, juga makan dalam kondisi baik - baik saja.
"Kalau memang
keracunan, mungkin korbannya juga bukan
3 orang siswa saja, tetapi bisa lebih banyak," tutur Ridwan.***