SMAN 1 Ciemas Stop MBG Sementara Waktu Usai Guru Dituduh Ambil Jatah oleh SPPG
Usai guru dituduh ambil jatah MBG siswa oleh SPPG, SMAN 1 Ciemas kini stop penyaluran MBG ke siswa.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini sudah hampir seminggu SMAN 1 Ciemas berhentikan sementara waktu penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa mereka.
Hal ini dilakuka sebagai bentuk protes usai guru-guru di SMAN 1 Ciemas dituduh mengambil jatah MBG siswa
Tuduhan yang dinilai merendahkan profesi guru ini datang langsung dari pihak Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) Al-Mubarokah, Sukabumi, yang mendistribusikan MBG untuk siswa SMAN 1 Ciemas.
Usai dituduh mengambil jatah MBG siswa, pihak sekolah meminta SPPG untuk mendistribusikan MBG langsung ke tangan siswa tanpa perantara guru dan staf sekolah.
Karena menurut UU. No. 14 Tahun 2005, guru bertugas sebangai pengajar dan melakukan evaluasi pendidikan bukan pendistribusi MGB pada siswa menurut pihak SMAN 1 Ciemas.
Tugas membagikan MBG pada siswa juga dinilai telah membebani kerja guru yang mana seharusnya itu merupakan tugas pihak SPPG.
Maka dari itu pihak SMAN 1 Ciemas meminta agar SPPG Al-Mubarokah menyediakan tenaga khusus untuk pembagian MBG langsung ke siswa.
Namun permintaan ini ditolak oleh pihak SPPG Al-Mubarokah dengan alasan ketentuan mekanisme pembagian MBG yang telah ditetapkan, sehingga pelaksanaanya harus tetap mengikuti prosedur.
Karena belum menemukan titik temu, pihak sekolah akhirnya memutuskan untuk memberhentikan sementara waktu penyaluran MBG ke siswa mereka.
"Dikarenakan belum ada titik temu mengenai teknis operasional distribusi yang tidak membebani guru, maka untuk sementara waktu penyaluran MBG di SMAN 1 Ciemas ditiadakan hingga ditemukan solusi yang sesuai dengan fungsi masing-masing pihak," jelas pihak sekolah.
Sampai artikel ini ditulis pihak sekolah dan pihak SPPG masih belum menemukan solusi dan penyaluran MBG ke SMAN 1 Ciemas masih dihentikan.***
Editor : Irma Nurfajri


