SMPN 2 Kota Bandung Mendapat Penilaian Sangat Layak untuk Gelar PTM Terbatas
Kepala SMPN 2 Kota Bandung Erni Kustiani mengatakan, SMPN 2 Kots Bandung mendapat penilaian sangat layak untuk menyelenggarakan PTM terbatas
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Kepala SMPN 2 Kota Bandung Erni Kustiani mengatakan, SMPN 2 Kots Bandung mendapat penilaian sangat layak untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.
"Alhamdulillah, SMPN 2 Kota Bandung setelah diverifikasi oleh tiga unsur tim Satgas Covid-19 Kota Bandung, yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan kewilayahan dinyatakan sangat layak,” kata Erni Kustiani, Senin 20 September 2021.
Dia menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Bandung memverifikasi mengenai kurikulum baik pembelajaran PTM terbatas maupun pembelajaran jarak jauh (PJJ), termasuk sarana pendukung yang ada.
Baca Juga: Sekolah di KBB Bisa Gelar PTM Terbatas, Asal Penuhi 5 Syarat Ini
“Kalau Dinas Kesehatan dan kewilayahan memverifikasi terkait protokol kesehatan, alat-alat pendukung yang disiapkan oleh sekolah,” kata Erni Kustiani.
Setelah dinyatakan layak menggelar PTM terbatas, kata Erni Kustiani langsung melakukan pertemuan dengan orangtua siswa, menyosialisasikan akan digelarnya PTM terbatas di SMPN 2 Kota Bandung.
Baca Juga: PTM Terbatas Jenjang SMA Bakal Dibuka 15 Persen, Siswa Tak Punya Gadget Bakal Diprioritaskan
“Antusias orangtua siswa, guru, karyawan dan juga caraka sangat tinggi menyambut PTMT. 95 persen orangtua siswa menyetujui anaknya mengikuti PTM terbatas. Guru, tenaga pendidik dan karyawan kami juga hampir semua sudah divaksin. Ada dua orang guru tidak divaksin karena memiliki komorbid,” terang Erni Kustiani.
Baca Juga: SMA Edu Global Gelar PTM Terbatas Hanya Kelas XII Saja
Menurutnya PTM terbatas di sekolahnya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hanya diikuti sekitar 25 persen siswa, per kelas per tingkat. (okky adiana)
Editor : inilahkoran


