SNBT dan Sistem IRT: Rahasia Sukses Lolos UTBK 2025
Penilaian dalam SNBT menerapkan metode Item Response Theory (IRT), di mana setiap soal memiliki bobot nilai berbeda berdasarkan tingkat kesulitannya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) merupakan jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mengandalkan ujian tertulis sebagai dasar seleksi mahasiswa baru.
Sistem ini menggantikan SBMPTN dan menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai metode tes utama.
Sistem Penilaian SNBT dengan Item Response Theory (IRT)
Penilaian dalam SNBT menerapkan metode Item Response Theory (IRT), di mana setiap soal memiliki bobot nilai berbeda berdasarkan tingkat kesulitannya. Nilai akhir peserta tidak hanya bergantung pada jumlah jawaban benar, tetapi juga pada tingkat kesulitan soal yang berhasil dijawab.
Menurut Columbia Mailman School of Public Health, IRT adalah model matematika yang menggambarkan hubungan antara karakteristik tersembunyi seseorang dan respons yang diberikan. Dalam konteks UTBK, metode ini digunakan untuk memberikan skor yang lebih akurat dan adil.
IRT telah diterapkan dalam sistem seleksi PTN sejak tahun 2018 oleh SNPMB. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan akurasi dalam mengukur kemampuan calon mahasiswa secara objektif serta memastikan validitas dan reliabilitas ujian.
Tahapan Penilaian dalam Sistem IRT
Sistem IRT menganalisis jawaban peserta untuk mengelompokkan soal ke dalam tiga kategori tingkat kesulitan: mudah, sedang, dan sulit. Soal yang banyak dijawab benar dikategorikan sebagai mudah, sementara soal yang jarang dijawab benar dianggap sulit.
Setelah tingkat kesulitan soal ditentukan, proses penilaian dilakukan dengan memberikan bobot nilai lebih tinggi pada soal sulit dibandingkan soal yang lebih mudah. Dengan demikian, peserta yang mampu menjawab soal sulit akan memperoleh skor lebih tinggi dibanding mereka yang hanya menjawab soal mudah.
Strategi Mengerjakan Soal UTBK dengan Sistem IRT
Agar peluang lolos SNBT semakin besar, peserta disarankan untuk menjawab semua soal yang diberikan dalam UTBK. Jawaban yang salah tidak akan mengurangi skor akhir, sehingga tidak ada kerugian dalam mencoba menjawab seluruh pertanyaan.
Karena sistem IRT memberi bobot lebih tinggi pada soal yang lebih sulit, pemahaman materi yang mendalam serta kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan untuk meraih skor maksimal dalam SNBT. Dengan strategi yang tepat, peserta dapat memaksimalkan potensi mereka dalam seleksi masuk PTN.
Editor : Firda Rachmawati

