Soal Sampah di Kawasan Alun-alun Cimahi, Wakil Wali Kota: Pemkot Belum Punya Mesin Polisher

Penertiban bazar Ramadan yang berada di kawasan Alun-alun Kota Cimahi tak serta-merta membuat kawasan yang disebut-sebut mirip Jalan Braga Kota Bandung itu terhindar dari persoalan sampah.

Soal Sampah di Kawasan Alun-alun Cimahi, Wakil Wali Kota: Pemkot Belum Punya Mesin Polisher
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengakui, salah satu yang memicu kondisi tersebut lantaran Kota Cimahi belum memiliki mesin polisher yang diperuntukkan untuk penggunaan luar ruangan. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Cimahi - Penertiban bazar Ramadan yang berada di kawasan Alun-alun Kota Cimahi tak serta-merta membuat kawasan yang disebut-sebut mirip Jalan Braga Kota Bandung itu terhindar dari persoalan sampah.

Pasalnya, gundukan sampah masih terlihat di sejumlah titik di kawasan tersebut. Apalagi, Pemkot Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penutupan sementara TPS di wilayahnya selama tiga hari.

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengakui, salah satu yang memicu kondisi tersebut lantaran Kota Cimahi belum memiliki mesin polisher yang diperuntukkan untuk penggunaan luar ruangan.  
  
"Untuk polisher saja kita belum punya. Mesin polyser yang kita miliki hanya untuk indoor," kata Adhitia.

"Ke depan, kalau bisa ada mesin polisher yang outdoor. Jika anggaran memungkinkan, tentu akan lebih baik jika ada mobil polyser," sambungnya.
  
Tak cuma itu, Adhitia menilai, menjaga kebersihan Alun-Alun Cimahi secara rutin bukan hanya soal estetika, namun juga untuk menghindari dampak lingkungan, seperti tersumbatnya saluran air yang bisa menyebabkan banjir saat hujan deras.  
  
"Kalau kawasan ini tidak dibersihkan secara rutin, sampah akan masuk ke drainase, menyumbat, dan akhirnya menyebabkan banjir," sebutnya.

Terpisah, Kepala DLH Kota Cimahi Chanifah Listyarini menjelaskan, beberapa TPS di Cimahi tutup selama tiga hari selama libur lebaran. Namun, untuk mengantisipasi lonjakan volume sampah, pihaknya tetap menerjunkan 45 petugas kebersihan yang dibagi ke dalam beberapa jadwal piket.  
  
Menurutnya, fokus utama mereka adalah menjaga kebersihan di jalan-jalan protokol dan titik-titik strategis, termasuk Alun-Alun Cimahi. 
  
"Daerah-daerah seperti jalan protokol sudah kami lakukan pembersihan secara rutin. Begitu pun saat hari Lebaran, kami menerjunkan tim piket untuk menjaga kebersihan di area strategis," jelasnya,
  
Selain itu, pihaknya telah mengimbau masyarakat sejak bulan Ramadan agar lebih sadar dalam mengelola sampah, terutama dalam mengurangi produksi sampah rumah tangga selama Idul Fitri.  
  
"Kami sudah mulai mengimbau sejak awal puasa bagaimana masyarakat bisa lebih gencar dalam meminimalkan produksi sampah," tuturnya.


Editor : Doni Ramdhani