Soroti Kondisi Pasar di KBB, Pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari Siapkan Program Revitalisasi Pasar

Pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari menyiapkan program untuk merevitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) jika terpilih pada Pilbup Bandung Barat 2024 nanti.

Soroti Kondisi Pasar di KBB, Pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari Siapkan Program Revitalisasi Pasar
Menurut pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari, pasar memiliki peran vital sebagai penopang ekonomi kerakyatan di KBB. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari menyiapkan program untuk merevitalisasi pasar tradisional di Kabupaten Bandung Barat (KBB) jika terpilih pada Pilbup Bandung Barat 2024 nanti.

Menurut pasangan Edi Rusyandi-Unjang Asari, pasar memiliki peran vital sebagai penopang ekonomi kerakyatan di KBB.

"Ke depan kita ingin pasar tradisional di KBB diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah baik dari aspek fisik maupun non fisik," kata Edi Rusyandi, Senin 1 Oktober 2024.

Edi menjelaskan, dari aspek fisik pasar tradisional harus dilakukan penataan dan dibuat nyaman baik untuk para pedagang maupun para pengunjung pasar.

"Termasuk penataan area parkir harus ditata dengan baik agar tidak menimbulkan kemacetan," jelasnya.

Kemudian, lanjut Edi, dari aspek non fisik pihaknya pun harus memfasilitasi akses permodalan yang mudah, sehingga para pedagang tidak terjerat pinjaman ilegal.

"Akses pemberian modal juga harus difasilitasi, jangan sampai masyarakat khususnya pedagang terjerembab dalam lingkaran pinjaman ilegal," ujarnya.

Selain itu, terang Edi, para pedagang juga harus diupgrade secara keahlian dan pengetahuan agar mereka bisa terus eksis dan mampu bersaing dengan pasar modern.

"Pemda harus memberikan perlindungan juga bagi para pedagang. Kemudian, mereka juga harus mendapatkan kemudahan akses informasi," terangnya.

"Jadi dari sisi teknologinya pun mereka harus didukung dan dikembangkan, karena pasar itu sumber kehidupan bagi masyarakat," sambungnya.

Calon Wakil Bupati Bandung Barat, Unjang Asari menambahkan, dalam rangka merevitalisai pasar tradisional ini apresiasi atau penghargaan pun harus diberikan bagi pasar-pasar rakyat yang bisa menjaga kenyamanan dan kebersihannya.

"Jangan sampai pasar itu terkesan kumuh. Sebaliknya, pasar rakyat harus memiliki pelayanan yang bagus," kata pria yang akrab disapa Kang Unjang ini.

Menurutnya, selain merupakan bagian dari marketing produk lokal Bandung Barat, keberadaan pasar tradisional ini merupakan tempat pertukaran produk-produk dengan pasar daerah lainnya.

"Salah satunya Pasar Panorama Lembang yang memang berlokasi dekat dengan sejumlah objek wisata. Artinya, harus terintegrasi dengan pengembangan ekonomi kreatif," tuturnya.

Sehingga, sebut Kang Unjang, Pasar Panorama ini harus menjadi ikon Lembang bagi para wisatawan yang datang.

"Jadi para pengunjung belum lengkap berwisata ke Lembang jika tidak datang ke Pasar Panorama Lembang," sebutnya.

"Ke depan Pasar Panorama Lembang harus bisa menjadi ikon yang bisa menarik wisatawan agar mau datang ke Lembang, selain dari objek wisata yang ada," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani