Soroti Maraknya Pelecehan Seksual, Dedi: Selektif Pilih Dosen dan Mahasiswa
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mendorong agar lebih selektif dalam memilih dosen dan mahasiswa terkait banyaknya kasus pelecehan seksual di kamp;us
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Belum selesai soal dugaan pelecehan seksual secara verbal yang dilakukan oleh 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI), masalah serupa terjadi di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Di mana Himpunan Mahasiswa Tambang, Institut Teknologi Bandung (HMT-ITB) terjerat masalah usai menyanyikan lagu penuh lirik vulgar, berjudul 'Erika' di acara Orkes Semi Dangdut HMT-ITB (OSD), yang merupakan salah satu unit kegiatan dalam lingkup HMT-ITB sejak tahun 1970-an.
Teranyar secara beruntun, oknum guru besar Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran diduga melakukan pelecehan seksual, setelah meminta mahasiswi asing program pertukaran pelajar (exchange) untuk mengirimkan foto saat memakai bikini.
Merespon tiga fenomena yang terjadi secara beruntun ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan tegas mendorong pihak kampus atau perguruan tinggi agar lebih selektif dalam rekrutmen tenaga pengajar dan mahasiswa.
"Komentarnya adalah, harus semakin selektif dalam mengangkat guru besar, dosen termasuk rekrutmen mahasiswa," kata Dedi di Kota Bandung, Jumat (17/4/2026).
Terlebih kata dia, di perguruan tinggi atau kampus terpandang. Masalah pelecehan seksual ini menurutnya, jelas mencoreng nama baik sivitas akademika.
"Di sekolah yang dianggap sekolah itu memiliki kualifikasi universitas ternama dan terpandang," ucapnya.
Editor : Ahmad Sayuti

