Shin Tae Yong: Timnas Indonesia Tak Main Kasar di Piala AFF 2020

Shin Tae Yong menegaskan Timnas Indonesia tak main kasar di sepanjang gelaran Piala AFF 2020. Begini penjelasan pelatih asal Korsel itu.

Shin Tae Yong: Timnas Indonesia Tak Main Kasar di Piala AFF 2020
Timnas Indonesia disebut Pelatih Shin Tae Yong tak bermain kasar di Piala AFF 2020.

INILAHKORAN, Bandung- Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae Yong menegaskan skuatnya tidak bermain kasar di Piala AFF 2020.

Shin Tae Yong mengomentari tanggapan beberapa pihak yang menyebut para penggawa Timnas Indonesia bermain kasar di sepanjang gelaran Piala AFF 2020.

Menurut Shin Tae Yong, penampilan Timnas Indonesia lebih kepada mengadu kekuatan fisik, bukan menjurus kasar yang mencelakakan lawan di Piala AFF 2020.

Baca Juga: Penalti Timnas Indonesia 'Dirampok' Saat Ladeni Singapura, Begini Reaksi Shin Tae Yong

"Para pemain memang saya berikan latihan agar kuat kalau beradu badan dengan lawan. Namun saya juga sama sekali tak senang melihat ada pemain yang cedera karena itu," ujar Shin dalam konferensi pers virtual usai Timnas Indonesia ditahan imbang Singapura 1-1 dalam semifinal Piala AFF 2020, Rabu 22 Desember 2021 malam WIB.

Juru taktik asal Korea Selatan itu berkisah, ketika pertama kali tiba di Indonesia, dia melihat para pemain yang ada tidak terbiasa bermain dengan kontak fisik.

Padahal, hal itu penting terutama ketika dihadapkan dal situasi perebutan bola.

"Kontak fisik itu normal dan memang mesti dilatih agar kemampuan pemain terus berkembang," kata Shin.

Baca Juga: Profil Mbah Minto YouTuber Klaten yang Meninggal Dunia, Aktingnya Bikin Didi Kempot Terkesima

Di Piala AFF 2020, Indonesia untuk sementara menjadi tim dengan jumlah pelanggaran tertinggi yaitu 76 kali, jauh lebih banyak dibandingkan Singapura di urutan kedua yakni 67 kali.

Catatan tekel Indonesia juga yang terbanyak di turnamen yaitu 82 kali, berselisih 14 dengan Singapura di bawahnya.

Bukan cuma itu, skuad "Garuda" juga paling rajin mengoleksi kartu kuning yaitu 10 kartu, lebih banyak dua daripada Filipina yang mengantongi delapan kartu kuning.

Adapan situasi itu sejatinya tidak dapat dilepaskan dari gaya permainan Indonesia.

Baca Juga: Gawat! Robert Alberts Ragukan 2 Pemain Persib Ini Berkiprah di Putaran Kedua BRI Liga 1

Di Piala AFF 2020, timnas Indonesia kerap menampilkan taktik menekan lawan sejak lini depan dengan tujuan mendapatkan bola secepat mungkin.

Inilah yang membuat adu tubuh tak terhindarkan sehingga beberapa di antaranya berujung pada pemberian kartu kuning oleh wasit.

Tim nasional Indonesia sendiri ditahan imbang Singapura dengan skor 1-1 pada laga leg pertama semifinal Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu 22 Desember 2021 malam WIB.

Baca Juga: Kejutan dari Bogor, Ade Yasin Maju Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024?

Berikutnya, Indonesia dan Singapura akan kembali bertarung pada leg kedua semifinal yang juga berlangsung di Stadion Nasional, Singapura, Sabtu 25 Desember 2021.

Timnas Indonesia harus memenangkan laga tersebut untuk lolos ke final.

Fase gugur Piala AFF 2020 sendiri tak mengenal keunggulan gol tandang.

Oleh karena itu, andai pertandingan leg kedua kembali selesai dengan hasil seri, maka laga berlanjut ke babak tambahan 2x15 menit dan adu penalti jika diperlukan.***


Editor : inilahkoran