Sesumbar Ukir Sejarah, Charles Oliveira Ingin Pecundangi Islam Makhachev di Abu Dhabi
Charles Oliveira sesumbar mempecundangi Islam Makhachev dalam perebutan UFC kelas Lightweight dimanapun tempatnya!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Usai menyatakan setuju untuk pertarungan melawan Islam Makhachev dalam perebutan sabuk juara UFC Lightweight, Charles Oliveira langsung bicara sesumbar.
Charles Oliveira mengaku siap meladeni Islam Makhachev dimanapun, termasuk Abu Dhabi yang notabene dianggap 'kandang' para petarung asal Dagestan.
Hanya saja sebelum pertarungan melawan Islam Makhachev resmi terwujud, Charles Oliveira ingin terlebih dahulu bicara soal bayaran dengan Presiden UFC Dana White.
Baca Juga: Gaya Bertarungnya Disebut Bikin Ngantuk Saat UFC 276, Israel Adesanya Seret Max Holloway
"Tapi Dana, jika kamu sangat ingin pertarungan melawan Islam, ayo bicara tentang uang, ayo bicara tentang jumlah. Jangan bicara kepada saya, bicara kepada manajer saya, dia tahu apa yang akan terjadi," tegasnya.
Awalnya, petarung asal Brasil itu ingin menjajal mantan juara dua divisi UFC, Conor Mcgregor.
Tapi rupanya, dia tak bisa mengelak dari sosok Makhachev setelah hampir semua pihak mendorong pertarungan ini.
Oliveira sempat menyetujui duel melawan Makhachev di tempat kelahirannya, Brasil. Tetapi sekarang, dia menyatakan kesiapannya bertarung dimanapun.
Baca Juga: Legenda UFC George St Pierre Ingin Tarung Lawan 3 Nama Ini, Salah Satunya Khamzat Chimaev
Do Bronx-julukannya- sesumbar bisa mengalahkan Makhachev meski pertarungan digelar di Abu Dhabi.
Seperti diketahui, Abu Dhabi adalah tempat berlangsungnya duel-duel penting para petarung asal Dagestan termasuk pendahulu Makhachev, Khabib Nurmagomedov.
"Jadi, begitu guys, ayo tetap bahagia, karena hal terpenting adalah bahagia. Jika (pertarungan) terjadi di Dubai, aku akan bertarung, menang, dan membuat sejarah. Jika terjadi di Brasil, aku akan bertarung, menang, dan membuat sejarah. Jika terjadi di sini AS, aku akan bertarung, menang, dan membuat sejarah," tandas Oliveira.
Seperti diketahui, delar di divisi Lightweight UFC memang kosong usai dicopot dari tangan Oliveira.
Baca Juga: UFC 270: Deiveson Figueiredo Rebut Sabuk Kelas Terbang dari Brandon Moreno, 5 Ronde Gila!
Dalam timbang badan sebelum mengalahkan Justin Gaethje pada UFC 274 lalu, Oliveira gagal memenuhi ketentuan persyaratan patokan berat yakni 155 pound.
Maka meski mengalahkan Gaethje, Oliveira tetap gagal mempertahankan sabuk juara. Dia hanya menempati urutan teratas untuk penantang gelar tersebut.***
Editor : inilahkoran


