Sudah Rugi Rp2,1 Miliar, Kabupaten Bogor Super Siaga Hadapi Bencana Alam

Sudah Rugi Rp2,1 Miliar, Kabupaten Bogor Super Siaga Hadapi Bencana Alam

INILAHKORAN, Bogor - Sejak Januari hingga Agustus 2022, bencana-alam'>bencana alam maupun non alam di Kabupaten Bogor sudah mencapai 524 kejadian, di mana tiga jenis bencana terbesar yaitu tanah longsor, angin kencang dan banjir.

Dampak dari bencana di Kabupaten Bogor tersebut, 1.102 unit rumah mengalami rusak ringan, 334 unit rumah mengalami rusak sedanf dan 148 unit rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, bencana juga menyebabkan rumah ibadah, sarana pendidikan, sarana keagamaan, sarana pemerintahan, sarana ekonomi, jalan, jembatan, pertanian, peternakan, perikanan dan fasilitas umum lainnya di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan. Dimana, bencana yang terjadi di 38 kecamatan dan 225 desa tersebut telah menyebabkan keruguian materil sebesar Rp2,1 miliar.

bencana-alam'>bencana alam maupun non alam juga menyebabkan 17 warga meninggal dunia, 1 orang mengalami luka berat, 2 orang kuka sedang dan 18 orang mengalami luka ringan.

Sekda yang juga sekaligus Ketua Harian Satgas bencana Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan bahwa menghadapi musim penghujan, jajarannya pun melakukan apel kesiapsiagaan penanggulangan bencana-alam'>bencana alam.

"Kita berdoa agar Kabupaten Bogor tidak tertimpa bencana, namun kami juga terap melakukan antisipasi. Hari ini, Pemkab Bogor bersama Kodim 0621 dan Polres Bogor melakukan apel kesiapsiagaan penanganan bencana-alam'>bencana alam," kata Burhanudin kepada wartawan, Kamis,  29 September 2022.

Burhanudin menuturkan bahwa apel kesiapsiagaan penanganan bencana-alam'>bencana alam lhari ini bagian dari langkah mitigasi bencana, memantapkan kesiapsiagaan personil dan materil dalam menghadapi bencana-alam'>bencana alam.

"524 kejadian bencana hingga akhir Bulan Agustus itu belum termasuk kejadian pergeseran atau perayapan tanah di Kampung Curug, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang. Dimana 11 keluarga harus dibangunkan hunian tetap da 22 keluarga lainnya rumahnya harus direhabilitasi," tutur Burhanudin.

Kepala Satlak Badan Penanggulangan bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Yani Hassan menjelaskan, bahwa dari 40 kecamatan, 2 kecamatan yaitu Gunung Putri dan Bojonggede merupakan wilayah rawan atau langganan bencana-alam'>bencana alam banjir.

"Sementara beberapa kecamatan lainnya seperti Jasinga, Cibinong dan lainnya termasuk ke dalam wilayah rawan banjir lintasan, yang diakibatkan banyaknya sampah, pembangunan dan lainnya," jelas Yani Hassan. (Reza Zurifwan)

 


Editor : Ahmad Sayuti