Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block, SMPN 4 Cikalong Wetan Bandung Barat Punya Misi Mulia

Keberhasilan para siswa SMP Negeri 4 Cikalong Wetan dalam mengolah sampah plastik menjadi paving block mendapat apresiasi

Sulap Sampah Plastik Jadi Paving Block, SMPN 4 Cikalong Wetan Bandung Barat Punya Misi Mulia
Siswa SMP Negeri 4 Cikalong Wetan mengolah sampah plastik menjadi paving block.

INILAHKORAN, Ngamprah - Keberhasilan para siswa SMP Negeri 4 Cikalong Wetan dalam mengolah sampah plastik menjadi paving block mendapat apresiasi dari sejumlah pihak.

Pasalnya, hal tersebut merupakan sebuah inovasi yang layak dicontoh lantaran sebagai bentuk kepedulian nyata para siswa terhadap lingkungan.

Kendati demikian, tidak hanya inovasi yang jadi target utama dalam program Project Profil Pelajar Pancasila, namun yang terpenting adalah penanaman sikap beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan cara menumbuhkan sikap rasa peduli dan cinta terhadap lingkungan.

Baca Juga: Mantul, Jawa Barat Juara Investasi se-Indonesia di 2021

"Peduli dan cinta terhadap lingkungan merupakan salah satu bentuk aplikasi nyata dalam kehidupan," kata Guru SMPN 4 Cikalong Wetan, Endang Wahyu Widiasari.

Dalam projek tersebut, jelas dia, diharapkan dapat menanamkan karakter mandiri dalam diri siswa melalui lembar kerja yang diberikan.

Menurutnya, para siswa dapat menggali potensi dan pengetahuan mandiri sehingga mampu mengembangkannya serta menerapkan dalam sebuah karya yang bisa berguna.

"Tentunya di bawah bimbingan guru pembimbing," jelasnya.

Baca Juga: Yana Mulyana : Disiplin Prokes Kunci Cegah Kenaikan Level PPKM

Selain itu, kata dia, melalui projek tersebut sikap gotong royong yang dapat dikembangkan seperti harus adanya kerja sama antar anggota serta saling membantu jika terdapat kesulitan atau kendala yang dihadapi.

"Projek ini tidak akan berhasil tanpa ada kerjasama maksimal antar anggota kelompok," katanya.

Ia menyebut, gotong royong merupakan salah satu kunci untuk mencapai keberhasilan bersama.

Baca Juga: Tinjau Ketersediaan Oksigen di Tengah Serbuan Omicron, Yana Mulyana: Mudah-mudahan Tak Terpakai

Terpenting, lanjut dia, projek yang dihasilkan dapat melatih kemampuan kreatif siswa karena hal-hal yang tadinya dianggap tidak berguna ternyata dapat dimanfaatkan dan menambah nilai.

"Melalui projek ini bisa menjadi solusi dari permasalahan sampah yang dihadapi di lingkungan," ucapnya.

Ia juga berharap, program ini dapat membiasakan semua warga sekolah membuang sampah pada tempatnya.

Baca Juga: Ngeri! Keras Hati itu Penyakit Terburuk, Ustadz Abdul Somad Ajarkan Cara Mengobatinya

"Kemudian menumbuhkan budaya kreatif, membangun kerjasama,
memperoleh pengetahuan cara memilah sampah dan memanfaatkannya, disiplin tepat waktu, serta cinta lingkungan," tandasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran