Survei INDEKSTAT: Pendapatan Nasabah Mekaar Naik Rp875 Ribu per Bulan
Pendapatan bersih nasabah program Mekaar PT PNM meningkat dari rata-rata Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – pendapatan bersih nasabah program Mekaar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meningkat dari rata-rata Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan berdasarkan Survei INDEKSTAT 2025.
Kenaikan pendapatan nasabah Mekaar sekitar Rp875 ribu per bulan tersebut diikuti peningkatan kemampuan pengembangan usaha nasabah hingga hampir 29 persen.
Temuan survei itu disampaikan bersamaan dengan diraihnya predikat Indonesia Most Trusted Companies oleh PNM dalam ajang The Corporate Governance Perception Index (CGPI) Award 2025 yang diselenggarakan SWA Media di Jakarta.
Direktur Utama PNM, Kindaris, mengatakan tata kelola perusahaan menjadi salah satu aspek yang terus diperkuat seiring dengan perluasan layanan kepada nasabah.
“Bagi PNM, tata kelola yang baik bukan hanya soal aturan yang harus dipenuhi, tetapi tentang menjaga kepercayaan. Setiap insan PNM, dari kantor pusat hingga lapangan, memiliki peran untuk memastikan proses bisnis berjalan dengan benar, transparan, dan membawa manfaat bagi nasabah,” kata Kindaris dalam keterangannya, Selasa (30/6/2026).
Saat ini PNM melayani sekitar 23,3 juta nasabah perempuan prasejahtera melalui program Mekaar. Layanan tersebut didukung lebih dari 43 ribu Account Officer yang tersebar di 58 kantor cabang di 36 provinsi.
Dalam penerapan tata kelola, PNM menjalankan sejumlah mekanisme, di antaranya Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System/WBS) untuk mendeteksi potensi pelanggaran dan fraud. Di tingkat operasional, setiap pertemuan kelompok nasabah juga diawali dengan penyampaian komitmen pelayanan oleh Account Officer, termasuk tidak menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari nasabah.
PNM menyatakan penerapan tata kelola dilakukan mulai dari tingkat direksi hingga petugas lapangan sebagai bagian dari penguatan sistem pengawasan dan pelayanan kepada nasabah.
Editor : Ahmad Sayuti

