PNM Dorong Program Pembiayaan dan Perluas Pemberdayaan Ultra Mikro
Program Membina Ekonomi Keluarga Prasejahtera (Mekaar) terus memperluas jangkauan pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Program Membina Ekonomi Keluarga Prasejahtera (Mekaar) terus memperluas jangkauan pembiayaan dan pendampingan bagi pelaku usaha ultra mikro, khususnya kelompok perempuan prasejahtera di wilayah pelosok hingga daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Upaya perluasan akses keuangan dan sosial ini terus dijalankan melintasi pergantian kepemimpinan nasional sejak Pertama kali diamanatkan pada 1999 di era Presiden ke-3 RI hingga masa pemerintahan Presiden ke-8 RI.
Langkah ini ditujukan untuk memastikan masyarakat akar rumput memperoleh kesempatan yang sama dalam mengembangkan usahanya.
Inisiatif pemberdayaan ini juga diselaraskan dengan arahan Danantara Indonesia.
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menekankan agar entitas BUMN mampu memberikan dampak langsung terhadap keberlanjutan sosial dan lingkungan, selain mengejar performa bisnis.
"BUMN didorong tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan sosial dan lingkungan,” ujar Dony, dalam rilis yang diterima wartawan, Selasa (4/8/2026).
Sementara itu, Direktur Utama PNM, Kindaris, menjelaskan bahwa fokus utama pendampingan pembiayaan terletak pada penguatan kapasitas para perempuan pengusaha ultra mikro di lapangan.
Menurutnya, ketahanan ekonomi keluarga prasejahtera menjadi kunci utama dari program pemberdayaan ini.
“Kami membersamai sebagian kecil dari perjalanan mereka. Kekuatan sesungguhnya ada pada para ibu yang setiap hari memilih untuk bangkit, bekerja, dan menjaga harapan keluarganya. Tugas kami adalah memastikan mereka tidak berjalan sendiri dan terus memiliki ruang untuk bertumbuh,” kata Kindaris.
Langkah pendampingan dan penyaluran pembiayaan ke kawasan pelosok ini sejalan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pemerataan pembangunan ekonomi, penguatan usaha rakyat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat akar rumput.
Editor : Ahmad Sayuti


