Tahun Depan, Ridwan Kamil Tambah SPKLU di Setiap Hotel 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil berencana menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di setiap hotel pada 2023 nanti. Selain itu, Pemprov Jabar pun tengah mengupayakan penyediaan aplikasi pencari khusus keberadaan SPKLU.

Tahun Depan, Ridwan Kamil Tambah SPKLU di Setiap Hotel 
Menurut Ridwan Kamil, saat ini telah ada ratusan SPKLU yang tersebar di beberapa titik kabupaten kota di Jabar. Pada 2023, nanti akan ada penambahan dengan menggandeng pemilik hotel. (syamsuddin nasoetion)

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil berencana menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di setiap hotel pada 2023 nanti. Selain itu, Pemprov Jabar pun tengah mengupayakan penyediaan aplikasi pencari khusus keberadaan SPKLU.

Menurut Ridwan Kamil, saat ini telah ada ratusan SPKLU yang tersebar di beberapa titik kabupaten kota di Jabar. Pada 2023, nanti akan ada penambahan dengan menggandeng pemilik hotel.

"Jabar sudah ada 140an SPKLU, dan target ke depannya itu sebanyak-banyaknya," ujar Ridwan Kamil

Ridwan Kamil menilai, SPKLU akan berbera dengan pom bensin SPBU yang banyak dijumpai di pinggir jalan saja. 

"Karena sifatnya gampang, nanti di garasi-garasi, parkiran hotel juga akan dipasang (SPKLU)," imbuhnya.

Pemprov Jabar sendiri sangat serius dalam mendukung kendaraan tenaga listrik. Semua upaya untuk mendukung kenyamanan kendaraan listrik juga dilakukan. Bahkan, nantinya akan ada aplikasi khusus untuk pengendara mencari SPKLU

"Jadi kenyamanan itu akan kami pasang, nanti pakai digital juga buka aplikasi dimana seperti MiChat gitu lah mereun (mungkin) gampang dicari apa yang bisa dicari (disambut gelak tawa)," ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Ai Saadiyah Dwidaningsih membenarkan, soal adanya aplikasi khusus untuk pencarian SPKLU di wilayah Jabar. Pemprov Juga bakal bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK).

Kerjasama dilakukan untuk pemetaan lokasi SPKLU yang ada. Sebab, saat ini tidak hanya PLN yang punya SPKLU, Jabar juga sudah ada di beberapa titik.

"Kami sedang melakukan integrasi dengan DJK. Jadi DJK itu sudah memiliki pemetaan (SPKLU), PLN sudah punya tapi di luar PLN juga sudah disediakan," katanya. 

Aplikasi ini nantinya dihadirkan untuk mempermudah para pengguna kendaraan bertenaga listrik bisa mengisi ulang dayanya. Tahun depan diharapkan sudah bisa digunakan untuk warga Jabar. 

"Insyaallah 2023 kami akan menyiapkan apa namanya sistem yang bisa memberikan informasi kepada masyarakat ketika mereka masuk di Jabar itu titik-titik SPKLU nya di mana saja," kata dia.*** (rianto nurdiansyah)


Editor : Doni Ramdhani