Tak Cuma Dikukuhkan, Pemkot Cimahi Berikan Honor 54 Guru Pendidikan Agama Kristen

Pemkot Cimahi mengukuhkan sekaligus memberikan honor 54 guru pendidikan agama kristen yang tergabung dalam Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Tak Cuma Dikukuhkan, Pemkot Cimahi Berikan Honor 54 Guru Pendidikan Agama Kristen
Pemkot Cimahi memberikan relawan yang meluangkan waktu di tengah kesibukan profesi masing-masing menerima honor sebesar Rp200 ribu per orang. (agus satia negara)

INILAHKORAN.ID - Pemkot Cimahi mengukuhkan sekaligus memberikan honor kepada 54 guru pendidikan agama kristen (PAK) yang tergabung dalam Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kota Cimahi.

Kebijakan itu menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam memenuhi hak pendidikan keagamaan dan memperkuat citra Cimahi sebagai kota toleran.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A Pemkot Cimahi bertujuan mengatasi keterbatasan tenaga pengajar formal, mengingat terdapat hampir 500 anak beragama Kristen di kota ini. 

Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudhistira mengungkapkan, pendidikan agama di sekolah formal saja tidak cukup, mengingat hanya diberikan satu kali seminggu selama 30 menit.

"Keterlibatan pemerintah dalam program ini adalah bentuk pengakuan atas peran penting para relawan yang mengisi celah dalam sistem pendidikan formal," kata Adhitia, Sabtu 28 Maret 2026.

Para relawan yang meluangkan waktu di tengah kesibukan profesi masing-masing saat ini menerima honor sebesar Rp200 ribu per orang. 

Adhitia mengakui dukungan kesejahteraan masih terbatas, namun pemerintah tengah mengevaluasi kemungkinan peningkatan honorarium serta perlindungan sosial berupa BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

"Saat ini BPJS Kesehatan masih ditanggung provinsi, namun kami siap mengambil langkah antisipatif jika skema tersebut berubah," jelasnya.

"Kita tidak membeda-bedakan antara guru ngaji dengan volunteer, semua sama pentingnya," ucapnya.

Sementara itu, Ketua GAMKI Cimahi Pranjani HL Radja menilai kebijakan itu sebagai terobosan penting yang tidak ditemukan di 26 kota/kabupaten lain di Jawa Barat. 

Dia mengungkapkan, konsistensi perhatian pemerintah sejak 2022 hingga kini menjadi bukti komitmen terhadap pendidikan keagamaan inklusif. Sebagai bentuk apresiasi, GAMKI menetapkan Cimahi sebagai kota dengan tingkat toleransi terbaik di Jawa Barat. 

"Tanpa pimpinan yang luar biasa, hal seperti ini sulit terwujud," ujar Pranjani.


Editor : Doni Ramdhani