Tak Lagi Kerja, IS Bobol Minimarket di Baleendah

Satreskrim Polresta Bandung berhasil menciduk satu dari dua orang pelaku pembobol sebuah minimarket di Baleendah. Pelaku ditangkap petugas kurang dari tiga jam setelah berusaha melarikan diri ke area persawahan. Sedangkan, satu pelaku lagi berhasil melarikan diri dan kini dalam pengajaran polisi. 

Tak Lagi Kerja, IS Bobol Minimarket di Baleendah
Foto: Dani R Nugraha

INILAH, Bandung - Satreskrim Polresta Bandung berhasil menciduk satu dari dua orang pelaku pembobol sebuah minimarket di Baleendah. Pelaku ditangkap petugas kurang dari tiga jam setelah berusaha melarikan diri ke area persawahan. Sedangkan, satu pelaku lagi berhasil melarikan diri dan kini dalam pengajaran polisi. 

Kapolresta Bandung Kombespol Hendra Kurniawan mengatakan, kedua tersangka melakukan aksinya dengan membobol tembok minimarket dengan sebuah linggis. Kejadiannya saat itu sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. 

"Setelah dibobol kedua tersangka masuk dan mengambil sejumlah barang di minimarket itu. Mereka mengambil 100 bungkus rokok berbagai merek," kata Hendra di Mapolresta Bandung di Soreang, Senin (30/8/2021).

Dia menyebutkan, laporan dari korban kepada polisi baru dilakukan satu hari setelah kejadian. Namun, pihaknya bisa menangkap tersangka tiga jam setelah kejadian karena memergoki kedua tersangka membawa karung yang mencurigakan. 

"Anggota kami saat itu sedang melakukan patroli reserse. Dan melihat kendaraan membawa karung mencurigakan. Begitu didekati pelaku kabur. Kemudian dikejar dan satu orang berhasil ditangkap," ujarnya. 

Polresta Bandung berhasil mengungkap tiga lokasi kejadian. Namun, berdasarkan pengakuan tersangka, telah melakukan aksinya di 15 lokasi kejadian. 

"Kerugian sekitar Rp9 juta untuk satu TKP. Namun masih terus kami kembangkan," katanya.

Tersangka dijerat dengan Pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dan terancam hukuman 12 tahun penjara. "Satu pelaku yang kabur itu merupakan residivis," katanya. 

Tersangka berinisial IS itu mengaku, sudah sering melakukan aksinya. Namun untuk minimarket baru satu kali dilakukan. 

"Tersangka mengaku sudah 13 kali melakukan aksinya. Tapi kebanyakan warung yang dibobol. minimarket baru sekali. Rokok yang dicuri biasanya langsung dijual lagi. Uangnya untuk kebutuhan karena saya sekarang sudah tidak bekerja, sebelumnya bekerja bangunan," ujarnya. (Dani R Nugraha)


Editor : Doni Ramdhani