Tak Lagi Relevan, Pemkot Bandung Siap Bongkar Teras Cihampelas

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan, rencana pembongkaran Teras Cihampelas akan segera direalisasikan. Bangunan yang sempat digadang-gadang sebagai ikon wisata tersebut, dinilai tidak lagi memberikan manfaat signifikan bagi publik dan justru menimbulkan berbagai persoalan mulai dari aspek struktural hingga perizinan.

Tak Lagi Relevan, Pemkot Bandung Siap Bongkar Teras Cihampelas
Kondisi Teras Cihampelas, Kota Bandung/Yogo Triastopo

INILAHKORAN.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan, rencana pembongkaran Teras Cihampelas akan segera direalisasikan. Bangunan yang sempat digadang-gadang sebagai ikon wisata tersebut, dinilai tidak lagi memberikan manfaat signifikan bagi publik dan justru menimbulkan berbagai persoalan mulai dari aspek struktural hingga perizinan.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, keputusan pembongkaran diambil setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap fungsi dan dampak Teras Cihampelas bagi kota. Hasil evaluasi menunjukkan, keberadaan bangunan tersebut tidak sebanding dengan biaya pemeliharaan serta risiko yang ditimbulkan.

“Jadi, dalam sebuah dialog saya dengan pak gubernur dan Pemprov memang akan dibongkar. Tapi izin pembongkarannya dari kita. Kami sedang mengupayakan izin pembongkaran tersebut,” kata Farhan, Selasa 13 Januari 2026.

Menurut ia, selain minim manfaat. Teras Cihampelas juga bermasalah secara administratif. Bangunan tersebut tidak mengantongi perizinan lengkap, seperti persetujuan bangunan gedung (PBG) dan sertifikat laik fungsi (SLF) yang seharusnya menjadi syarat utama sebuah infrastruktur publik beroperasi.

Ia menegaskan, sebelum masuk ke tahap teknis pembongkaran. Pemkot Bandung saat ini masih memprioritaskan penyelesaian aspek perizinan. Sementara terkait anggaran pembongkaran, pihaknya belum dapat memastikan besaran biaya yang dibutuhkan.

“Anggarannya sendiri kita belum tahu. Saat ini kita fokus ke izin pembongkaran dulu,” ucapnya.

Meski pembongkaran belum dilakukan, Pemkot Bandung mulai melakukan penataan kawasan untuk memastikan ruang publik tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat. Akses ke bagian atas Teras Cihampelas telah ditutup, sementara area pedestrian di bawah bangunan dibersihkan dan dipastikan memiliki penerangan yang memadai.

“Kalau sekarang datang ke sana, yang pasti bagian atas sudah ditutup. Pedestrian beserta tiang sudah kita bersihkan, dan lampu pedestrian sudah menyala semua. Jadi atas dan bawah aman,” ujar dia.

Seiring dengan rencana pembongkaran, Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah penataan ulang kawasan agar memiliki nilai guna yang lebih optimal. Para pelaku UMKM yang sebelumnya beraktivitas di atas Teras Cihampelas, akan direlokasi ke taman di bawah Jembatan Layang Pasopati.

Farhan menyebut, relokasi tersebut bukan sekadar solusi sementara melainkan bagian dari rencana pengembangan kawasan wisata baru yang dinilai lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“PKL UMKM ditempatkan di taman bawah Jembatan Layang Pasopati. Nah, di situ akan kita jadikan salah satu tempat wisata kuliner,” jelasnya.

Dalam rencana pembongkaran nanti, seluruh struktur tiang Teras Cihampelas yang berjumlah 69 tiang akan dibongkar secara menyeluruh. "Waktu pelaksanaan pembongkaran, masih menunggu rampungnya proses perizinan dan kajian lanjutan," tandas dia.***


Editor : JakaPermana