Tanggapi Tren Biodiesel, Ridwan Kamil Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng

Ridwan Kamil mengajak seluruh pihak menjaga stabilitas harga minyak goreng. Termasuk, mencari solusi tren biodiesel untuk bahan bakar.

Tanggapi Tren Biodiesel, Ridwan Kamil Ajak Semua Pihak Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng
Tren biodiesel meningkat, Ridwan Kamil ajak semua pihak menaga stabilitas harga minyak goreng.

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengajak seluruh pihak untuk ikut membantu menjaga stabilitas harga minyak goreng. Termasuk mencari solusi tren biodiesel untuk konsumsi bahan bakar masa depan.

Selain sebagai bahan baku minyak goreng, Ridwan Kamil mengatakan sawit juga bisa dijadikan bahan bakar biodisel. Untuk itu, stabilitas harga minyak goreng pun menjadi hal yang tidak bisa dikesampingkan.

"Ini juga saya instruksikan ke seluruh wilayah agar membantu stabilitas harga minyak goreng walau pun jangka panjangnya harus kita pikirkan. Karena teorinya, sawit ini bisa jadi minyak goreng bisa huga jadi bahan bakar biodiesel," kata Ridwan Kamil, Selasa 15 Februari 2022.

Baca Juga: Gawat! Minyak Goreng di Sejumlah Mini Market Kabupaten Bandung Kosong

Menurut Ridwan Kamil, jika diambil jatah pasar minyak goreng ke biodiesel maka dalam jangka panjang akan banyak masalah mengenai ketersediaan dan stabilitas harga minyak goreng. Untuk itu, perlu dicarikan solusi yang tepat.

"Jadi harus dicari solusi dari pemerintah pusat agar ketersediaan ini tetap terjaga walaupun ada tren biodiesel untuk konsumsi bahan bakar," katanya.

Di sisi lain, Ridwan Kamil memastikan pihaknya berupaya untuk menstabilkan harga minyak goreng yang tidak menentu dengan berkoordinasi bersama pemerintah pusat. Selain itu. Ridwan Kamil juga berharap pemerintah pusat segera mungkin bisa mengendalikan stok dan harga minyak di pasaran.

"Ini juga saya instruksikan ke seluruh wilayah agar membantu stabilisasi harga walaupun jangka panjangnya harus kita pikirkan, karena teorinya sawit ini bisa jadi minyak goreng, bisa jadi bahan bakar biodiesel," kata Ridwan Kamil.

Baca Juga: HET Minyak Goreng Curah Dicuekin, Disdagin Kota Bandung Hanya Bisa Berkirim Surat

Diketahui, Pemprov Jabar kerap melakukan operasi pasar minyak goreng. Terkini, dilaksanakan bersama Pemda Kabupaten Karawang di Kampung Budaya, Teluk Jambe, Kabupaten Karawang, Selasa 15 Februari 2022.

Ridwan Kamil menyampaikan, ada sekitar 1.500 liter minyak goreng berupa kemasan pada operasi pasar kali ini. Minyak goreng dijual dengan harga Rp14.000 per liter. Setiap orang hanya dibolehkan membeli dua liter minyak goreng.

"Hari ini 1.500-an di satu desa di Karawang dan nanti tiap hari kita lakukan sebagai bagian komitmen dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkab Karawang," kata Ridwan Kamil.

Dengan operasi pasar ini, diharapkan harga dan stok minyak goreng di pasaran bisa kembali normal. Mengingat dalam beberapa hari belakangan, Ridwan Kamil menerima banyak curhatan dari ibu-ibu hingga pedagang tentang kelangkaan stok dan kenaikan harga minyak goreng.

"Kami dari Pemprov dari Pemkab melakukan banyak operasi pasar di bulan-bulan kemarin. Sempat turun kemudian ada kelangkaan lagi. Tentulah ibu-ibu curhat-curhat lagi," katanya. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : inilahkoran