Tasyakuran HUT ke 44, Tirta Kahuripan Ajak Masyarakat Menjaga Air
Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengadakan tasyakuran di acara Hari Uang Tahun (HUT) yang ke-44. Di saat ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor tersebut mengajak masyarakat melestarikan sumber daya air
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Perumda Air Minum Tirta Kahuripan mengadakan tasyakuran di acara Hari Uang Tahun (HUT) yang ke-44. Di saat ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bogor tersebut mengajak masyarakat melestarikan sumber daya air.
"Mari lestarikan sumber daya air untuk masa depan,” kata Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Tedi Kurniawan kepada wartawan, Minggu, 9 Maret 2025.
Tedi Kurniawan menuturkan bahwa selama 44 tahun perjalanan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan di Kabupaten Bogor terus berupaya melakukan program kerja di internal maupun eksternal untuk pengembangan pelayanan dan penyediaan air minum kepada masyarakat Kabupaten Bogor.
"Perumda Air Minum Tirta Kahuripan pun semakin siap untuk mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Rudy Susmanto - Jaro Ade," tutur Tedi Kurniawan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengharapkan, semoga dengan bertambahnya usia Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dapat semakin meningkatkan pelayanan air minum dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas sesuai dengan persyaratan serta tetap memperhatikan keterjangkauan masyarakat melalui inovasi dan adaptasi dengan perkembangan zaman.
"Semoga Perumda Air Minum Tirta Kahuripan juga semakin mandiri secara keuangan serta efisiensi dalam mengelola sumber daya air dan sumber pendanaan sehingga perusahaan dapat terus mengembangkan jaringan dan cakupan pelayanan," harap Rudy Susmanto.
Sementara itu, Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta KahuripanAbdul Somad menyatakan rasa syukur atas berjalan lancarnya seluruh rangkaian acara dan tak lupa sehubungan dengan bencana alam banjir yang terjadi belakangan ini, mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk turut serta menjaga kelestarian sungai untuk mencegah bencana banjir di saat peralihan musim.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan dengan lancar, mulai dari penandatanganan kerjasama dengan Dinkes Kabupaten Bogor, pemberian santunan kepada 134 anak yatim yang berada disekitar kantor cabang pelayanan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA), undian umroh untuk pegawai, thausiah dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor KH. Agus Salim dan ditutup dengan buka puasa dan shalat magrib berjamaah," kata Abdul Somad.
Tak lupa Abdul Somad juga mengingatkan pentingnya peran sungai sebagai sumber air untuk Perumda Air Minum Tirta Kahuripan.
"Rusaknya ekosistem hutan dan sungai di hulu selalu menjadi penyebab utama banjir bandang di sepanjang bantaran sungai. Banjir yang membawa material lumpur menyebabkan kekeruhan tinggi yang tidak dapat ditolerir unit instalasi pengolahan air, bahkan area instalasi banyak yang terendam dan dipenuhi oleh sampah rumah tangga sehingga terpaksa menghentikan proses produksi agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Tentunya musibah banjir tersebut bukan hanya masyarakat sekitar sungai yang dirugikan namun pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan ikut dirugikan karena tidak mendapatkan pelayanan air bersih sesuai haknya," imbuhnya.
Ia menjelaskan sebelum air limpahan banjir melewati Instalasi Pengolahan Air (IPA), jajarannya telah memitigasi dan berupaya untuk memaksimalkan kapasitas recevoir dengan stok air bersih untuk cadangan selama banjir berlangsung.
"Namun kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya penggunaan air di jam puncak selama Ramadhan menjadi kendala tersendiri. Perumda Air Minum Tirta Kahuripan tetap berusaha memenuhi hak pelanggan atas air bersih dengan cara pendistirbusian air bersih melalui mobil tangki meskipun jumlahnya masih terbatas bahkan kami melakukan kerjasama dengan pihak swasta untuk menyewa tangki air sebagai armada tambahan,” jelasnya. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti


