Terminal Leuwipanjang Bandung Siapkan Fasilitas Layanan Kesehatan Mudik Lebaran 2026
Otoritas Terminal Leuwipanjang Bandung mempersiapkan berbagai fasilitas dari mulai layanan kesehatan hingga area tunggu inklusif bagi penumpang di arus mudik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Otoritas Terminal Leuwipanjang Bandung mempersiapkan berbagai fasilitas dari mulai layanan kesehatan hingga area tunggu inklusif bagi penumpang di arus Mudik Lebaran 2026.
Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat di Bandung menyatakan berbagai fasilitas memang sengaja disiapkan untuk memberikan kenyamanan penumpang dari mulai layanan kesehatan, area tunggu inklusif, hingga layanan berang tertinggal.
Area menunggu di Terminal Leuwipanjang saat ini dibuat lebih inklusif dengan bisa mengakomodir penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia dengan jalan yang landai menuju ke antrean bus, dan tersedianya posko kesehatan di gedung utama terminal yang mudah diakses oleh penumpang, lanjutnya.
Untuk ibu menyusui dan yang memiliki anak balita atau anak usia sekolah, menurut dia, otoritas terminal menyediakan ruang laktasi, perpustakaan digital, dan kidzone yang bisa dimanfaatkan sambil menunggu waktu berangkat bus.
Untuk layanan barang tertinggal, kata Asep, pihak terminal memusatkannya di Pusat Informasi yang terletak di dekat pintu gerbang gedung utama. Dan jika pemudik telah sampai tujuan, pihak terminal akan mengirimkan barang tersebut melalui armada bus selanjutnya dari Perusahaan Otobus (PO) yang sama.
"Jika penumpangnya atau pemudik sudah dalam perjalanan atau telah sampai tujuan, kami akan mengirimkan lewat bus selanjutnya untuk tujuan yang sama, tinggal dikoordinasikan dengan PO yang bersangkutan. Dan Alhamdulillah sejauh ini barang-barang yang tertinggal telah diterima pemiliknya," kata Asep menambahkan.
Dari perhitungan arus mudik mulai 13 Maret 2026 sampai awal perhitungan H-3 Lebaran 2026, Asep menjelaskan sebanyak 26.447 penumpang berangkat dan 22.764 orang yang datang.
"Kemungkinan ini akan lebih banyak lagi karena perhitungan hari ini yang diprediksi menjadi puncak arus mudik di Leuwipanjang masih berjalan," ujar dia.
Asep menjelaskan prediksi penumpang pada hari Rabu sekitar 4.000 lebih yang lebih banyak dua kali lipat dari jumlah penumpang pada hari biasa.
"Prediksi 4.000 lebih hari ini, biasanya 1.700 sampai 2.000 penumpang sehari kalau normal. Untuk armada bus sekitar 350 sampai 400 bus karena ada bus bantuan relasi Bekasi yang kekurangan armada," kata Asep.
Terminal Leuwipanjang pada mudik periode 2026 ini menyiagakan sedikitnya 600 unit bus dengan kapasitas 6.000 kursi tujuan ke Sumatera hingga Bali, guna mengantisipasi ledakan penumpang pada puncak arus Mudik Lebaran 2026.
Penyediaan armada tersebut merupakan langkah preventif otoritas terminal menyusul adanya tren kenaikan penumpang sebesar 10 hingga 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.***
Editor : JakaPermana


