Terus Menurun, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Tersisa 84 Pasien
Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut terus menurun. Saat ini, kasus tersebut menyisakan sebanyak 84 pasien.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Garut terus menurun. Saat ini, kasus tersebut menyisakan sebanyak 84 pasien.
Sebanyak 24 kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit dan sebanyak 60 kasus lainnya isolasi mandiri.
Meski kasus aktif tersebut menurun, masih terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak empat orang. Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan RT PCR. Semuanya laki-laki berusia antara satu tahun sampai 53 tahun dari empat kecamatan.
Baca Juga: Bima Arya: Erick Thohir Dukung Penuh Moda Transformasi Massal Trem Pakuan
Kasus aktif yakni pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Koordinator Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut Muksin mengatakan, akumulasi pasien positif Covid-19 kini mencapai sebanyak 24.581 orang dengan adanya penambahan sebanyak empat kasus baru pasien terkonfirmasi positif itu.
"Yang menggembirakan, selain tak ada penambahan pasien meninggal dunia terpapar Covid-19, juga pasien selesai pemantauan isolasinya dari Covid-19 bertambah cukup signifikan, mencapai sebanyak 39 orang. Sehingga akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 meningkat menjadi sebanyak 23.333 orang," katanya, Minggu 12 September 2021.
Baca Juga: Ulama Menjadi Garda Terdepan dalam Penyebaran Informasi Sahih
Persentasenya mencapai sekitar 94,92 persen dari akumulasi pasien positif Covid-19 sebanyak 24.581 orang. Sedangkan persentase pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 mencapai sekitar 4,74 persen.
Dia mengingatkan, kendati kasus Covid-19 di Garut terus menurun masyarakat harus tetap waspada karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Sehingga disiplin akan penerapan protokol kesehatan dalam berbagai kegiatan semestinyalah menjadi kebiasaan.
"Caranya, membiasakan memasker masker secara benar, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Juga, ikut divaksin sebagai upaya membentuk perlindungan diri maupun orang lain dari serangan virus," ujarnya. (zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


