Tidak hanya ELLE UK, ELLE Korea Dikecam Atas Perlakuan Mereka pada Rose dan Lisa BLACKPINK
ELLE Korea diduga melakukan hal kontroversi seperti ELLE UK dengan mengabaikan Rose dan Lisa BLACKPINK.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Nampaknya, kini tidak hanya ELLE UK saja yang terlibat kontroversi dengan member BLACKPINK, tetapi juga ELLE Korea lakukan hal serupa.
BLACKPINK kembali mencuri perhatian di Paris Fashion Week, tetapi musim ini, sorotan tak hanya tertuju pada Mode.
Kontroversi justru muncul setelah ELLE UK dan ELLE Korea dituduh meremehkan atau mengabaikan penampilan Rose dan Lisa BLACKPINK, dua bintang paling terkenal di acara tersebut.
Drama bermula ketika Rose, duta global Saint Laurent, terlihat terpotong dari foto grup yang diunggah ELLE UK.
Foto aslinya menampilkan empat selebritas di barisan depan, tetapi tidak adanya Rose membuat para penggemar bingung dan marah.
ELLE UK kemudian mengklaim bahwa foto yang terpotong tersebut disebabkan oleh "batasan ukuran gambar", tetapi penjelasan tersebut gagal meredam reaksi negatif.
"Ke depannya, kami akan memastikan liputan acara yang akurat dan lengkap untuk menunjukkan rasa hormat yang pantas kepada semua individu," demikian pernyataan ELLE UK dalam unggahan lanjutan yang menampilkan Rose sendirian.
Namun, para penggemar berpendapat bahwa kerusakan sudah terjadi, terutama karena Rose tetap menjadi satu-satunya member BLACKPINK dan satu-satunya orang Asia yang ditampilkan di halaman mereka sepanjang pertunjukan Musim Semi/Panas 2026.
Sementara itu, Lisa muncul di unggahan Louis Vuitton di ELLE UK, tetapi penampilannya dibayangi oleh Zendaya.
Sementara Jisoo dan selebritas Asia lainnya seperti Jimin BTS dan Dilraba Dilmurat sama sekali tidak muncul di unggahan DIOR.
Pola ini telah memicu tuduhan bias rasial yang halus, dengan banyak yang menuduh majalah Inggris tersebut secara selektif mengecualikan bintang-bintang Asia meskipun mereka terkenal dan berpengaruh secara global.
Mengejutkan, bahkan ELLE Korea, edisi lokal majalah tersebut, gagal menyoroti Rose dan Lisa di acara Paris Fashion Week.
Hingga saat ini, majalah tersebut hanya membagikan konten peragaan busana DIOR yang menampilkan Jisoo dan Jimin BTS, tanpa menyebutkan kehadiran Lisa di Louis Vuitton atau peran penting Rose di Saint Laurent.
Hal ini menimbulkan kebingungan dan kekecewaan di kalangan penggemar Korea yang mengharapkan dukungan lokal yang lebih besar.
Sebaliknya, ELLE Thailand, edisi asli Lisa muncul sebagai yang paling suportif. Cabang Thailand meliput setiap peragaan busana yang berkaitan dengan BLACKPINK dengan antusias, mendedikasikan unggahan terpisah untuk setiap member dan memastikan bahkan selebritas Asia yang kurang dikenal pun ditampilkan dengan baik.
Seiring beredarnya tuduhan, insiden ini menimbulkan pertanyaan yang tidak nyaman tentang representasi rasial dan tanggung jawab editorial di media Mode global.
Dengan BLACKPINK yang secara konsisten menempati peringkat di antara tokoh paling berpengaruh dalam merek mewah, pengecualian mereka dari liputan tersebut tampaknya semakin sulit dibenarkan.
Saat industri Mode terus bergulat dengan keberagaman dan inklusi, semua mata tertuju pada bagaimana publikasi lama seperti ELLE akan merespons, bukan hanya dengan kata-kata, tetapi dengan perubahan yang berarti.***
Editor : Irma Nurfajri


