Tidak Tinggal Diam, Zhao Lusi Laporkan Agensinya atas Tuduhan Eksploitasi hingga Ancaman
Zhao Lusi kini berani maju dan laporkan agensinya atas tuduhan manipulasi, ekploitasi hingga ancaman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sejak akhir tahun 2024 kemarin, terbingkar bahwa Zhao Lusi diperlakukan tidak layak oleh agensinya setelah dia terkena penyakit yang membuatnya lumpuh sementara.
Dan kini Zaho Lusi menyatakan perang pada agensinya agar dia bisa bebas dan tidak terikat oleh Kontrak dengan Galaxy Cool Entertainment.
Dalam pengungkapan mengejutkan yang mengguncang C-entertainment, Aktris Zhao Lusi menuliskan surat terbuka yang panjang di media sosial.
Di mana Zhao Lusi menuduh Agensi manajemennya Galaxy Cool Entertainment melakukan Manipulasi, eksploitasi keuangan, dan Ancaman daftar hitam.
Zhao Lusi mengklaim bahwa dia terikat Kontrak dengan Agensi tersebut hingga tahun 2030, dan harus membayar sebesar ¥400 juta (sekitar $56 juta USD atau Rp908 miliar) untuk mengakhiri kontraknya lebih awal, jumlah yang mustahil bahkan untuk salah satu Aktris muda papan atas Tiongkok.
"Mereka menguras penghasilan saya, mengkhianati kepercayaan saya, dan sekarang mengancam saya dengan pemecatan dari industri. Saya menyesal tidak segera menghubungi polisi," tulis Zhao Lusi.
Tuduhan utama Zhao Lusi yaitu jebakan Kontrak diperpanjang, sang Aktris mengakui bahwa dia "dengan naif" memperbarui kontraknya dua tahun lalu.
Kini, Zhao Lusi terikat Kontrak selama empat tahun lagi kecuali dia membayar biaya keluar yang sangat besar.
Pemotongan uang yang tidak sah, Zhao Lusi menuduh perusahaan menarik lebih dari ¥2 juta (~$280K USD atau Rp4,5 miliar) dari studio pribadinya tanpa persetujuan.
Kerusakan kesehatan dan karier. Setelah tiba-tiba jatuh sakit pada akhir tahun 2024, Zhao Lusi mengatakan dia harus membatalkan sejumlah proyek dan dukungan, dan menanggung sendiri dendanya, meskipun perusahaan menjanjikan dukungan.
Zhao Lusi juga di Ancaman masuk daftar hitam, ketika dia meminta untuk keluar, Agensi tersebut diduga mengancam akan “menghancurkan” reputasi dan koneksinya di industri tersebut.
Keruntuhan studio: Tim pribadinya dilaporkan dibubarkan setelah perusahaan menolak mengembalikan kendali manajerial.
Agensi tersebut membantah semua tuduhan dalam pernyataan publik keesokan paginya, menegaskan bahwa mereka selalu menghormati kesehatan dan karier Zhao Lusi.
Mereka mengklaim bahwa Zhao Lusi menyebarkan "pernyataan ambigu" dan merusak citra perusahaan.
Namun Zhao Lusi tidak tinggal diam dalam bantahannya. Dia menuduh Agensi tersebut munafik, menyebut mereka "teh hijau" (istilah slang untuk palsu dan manipulatif) dan menyatakan siap menghadapi pertarungan hukum yang panjang.
"Waktu aku dirawat di rumah sakit, kamu main ski di Hokkaido. Sekarang kamu mau jadi korban?" balas Zhao Lusi.
Postingan Zhao Lusi mengungkap beban psikologisnya, "jiwaku sudah hancur. Tak ada lagi yang bisa hilang. Kau tak perlu memasukkanku ke daftar hitam, aku sudah menyerah."
Zhao Lusi juga mengumumkan jeda dari semua kegiatan hiburan, dan mendesak penggemar untuk fokus pada perjuangannya untuk hak artis daripada proyek layarnya.
"Dia membela dirinya sendiri dan seniman lain—berani dan tegas," "Bayangkan berada di dalam sangkar emas tanpa kunci—inilah perbudakan modern."
"Zhao Lusi adalah Aktris paling berani di generasi kita," "Yang lain mengalihkan perhatian mereka ke praktik Galaxy Cool, menuntut intervensi regulasi dan undang-undang perlindungan artis."
"Perjuangan Zhao Lusi dengan agensinya bukan hanya soal Kontrak — melainkan tentang membongkar sistem yang menjerat dan mengkomersialkan bintang-bintang muda."
"Meskipun perjuangan hukumnya mungkin panjang, suara Zhao Lusi telah memicu perhitungan yang sangat dibutuhkan dalam industri hiburan Tiongkok."***
Editor : Irma Nurfajri


